Tribunners
Rumah Pelideh
Rumah Pelideh, bukan hanya sebagai tempat tinggal, tetapi juga menjadi identitas atau ciri khas suatu daerah dan bangsa
Oleh: Rusmin Sopian - Penulis yang Tinggal di Toboali
RUMAH adat adalah bangunan yang dibuat dengan ciri khusus digunakan sebagai tempat hunian, pusat pertemuan, serta berbagai fungsi lainnya. Dan setiap daerah memiliki ciri khasnya masing-masing seperti joglo berasal dari Jawa, gadang berasal dari Minangkabau, dan rumah adat dari daerah lainnya di Indonesia.
Bangka Selatan akhirnya memiliki rumah adat. Rumah Pelideh. Itulah nama rumah adat daerah Kabupaten Bangka Selatan yang disepakati tim perumus Lembaga Adat Melayu (LAM) Negeri Junjung Behaoh bersama Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bangka Selatan, Selasa (17/12/2024) siang di Toboali, Bangka Selatan.
Pelideh adalah teknologi tradisional yang digunakan dalam pembangunan rumah tua yang berada di Desa Ranggung, Kecamatan Payung, Bangka Selatan, yang diperkirakan telah berumur sekitar 130 tahun. Pemilik rumah tua di Desa Ranggung itu adalah Hasyim bin Hapsa yang kala itu berusaha 20 tahun dan dikenal sebagai tokoh masyarakat yang terpandang.
Pembangunan rumah tua itu memakan waktu sekitar tiga tahun yang dipimpin Shao Fong. Masyarakat sekitar daerah Ranggung dan Payung mengenal rumah itu sebagai rumah paling mewah pada zamannya.
Pewaris rumah itu adalah Abdul Rani yang merupakan anak dari Hasyim yang meninggal pada tahun 1999 dalam usia 70 tahun. Kini, rumah itu dijaga Amrullah yang merupakan anak keempat dari Abdul Rani yang lahir tahun 1972.
Rumah tua yang kini ditempati Amrullah memiliki panjang 1.665 cm dengan lebar 740 cm. Sementara itu, teras rumah memiliki panjang 740 cm.
Dengan telah disepakatinya rumah adat Pelideh Negeri Junjung Behaoh, maka ini adalah prestasi ketiga yang diproduksi Lembaga Adat Melayu Negeri Junjung Behaoh bersama Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bangka Selatan tahun ini, setelah sebelumnya penetapan Hari Jadi Kota Toboali dan penetapan pakaian adat Bangka Selatan.
Dengan hadirnya rumah adat Bangka Selatan, Rumah Pelideh, bukan hanya sebagai tempat tinggal, tetapi juga menjadi identitas atau ciri khas suatu daerah dan bangsa. Tentunya, kita berharap kehadiran Rumah Pelideh, Rumah Adat Melayu Bangka Selatan akan menjadi bagian kita untuk mencintai budaya lokal daerah Bangka Selatan.
Pada sisi lain kehadiran Rumah Pelideh ini merupakan aset yang berharga dari budaya masa lalu bisa diselamatkan agar bisa dipelajari dan dinikmati nanti dari generasi ke generasi.
Dengan kehadiran Rumah Pelideh ini di daerah Bangka Selatan yang memiliki ciri khas bangunan pada daerah Bangka Selatan merupakan lambang kebudayaan rakyat daerah Negeri Junjung Behaoh yang kita cintai ini. Selamat datang Rumah Pelideh, Rumah Adat Daerah Bangka Selatan! (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20241002_Rusmin-Sopian.jpg)