Rabu, 22 April 2026

Sosok PLP Alias Chaca Wanita yang Dianiaya Bripda AA, Babak Belur Gegara Lihat DM Instagram

Inilah sosok PLP alias Prisca yang kerap disapa Chaca, wanita yang menjadi korban penganiayaan Bripda AA.

Penulis: Fitri Wahyuni | Editor: Evan Saputra
tribun
Sosok PLP Alias Chaca Wanita yang Dianiaya Bripda AA, Babak Belur Gegara Lihat DM Instagram 

Aksi penganiayaan itu berlanjut pada Agustus 2024 sampai akhir Oktober 2024.

Chaca mengatakan jika A terus menyuap dirinya dengan berbagai janji manis agar kasus penganiayaan itu tidak di bongkar.

“Tapi pemukulan ini berlanjut dari bulan agustus sampai akhir oktober setelah dia pindah ke bandung . Di mana dia mertahanin aku bukan karna sayang tapi dia cuma takut kalo aku speak up ke orang orang ."

" Makanya setelah kejadian aku gamau visum bukan tanpa alasan tapi aku selalu di suap sama janji janji dan bodoh nya aku percaya,” tulis Chaca.

Bripda AA Ditahan

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Jules Abraham Abast angkat bicara tentang kasus viral ini.

Menurutnya, informasi tersebut akan ditindaklanjuti dan akan dilakukan penyelidikan.

"Saat ini sedang dilakukan penyelidikan oleh Propam. Kalau memang terbukti bersalah maka akan langsung diproses lanjut. Nanti akan diinformasikan kalau ada perkembangannya," kata Kabid Humas Polda Jabar, Selasa (24/12/2024).

Bripda AA sendiri kini telah resmi ditahan buntut laporan kasus penganiayaan yang dilakukan terhadap wanita berinisial PLP.

Tampang Bripda AA mengenakan baju tahanan patsus dengan nomor 02 saat ditahan oleh Bidang Propam Polda Jabar, Selasa (24/12/2024).

Kabid Propam Polda Jabar, Kombes Adiwijaya menegaskan pihaknya sudah mengambil langkah cepat dengan menahan Bripda AA sejak 24 Desember 2024 untuk menjalani pemeriksaan intensif. 

Proses penyidikan terkait pelanggaran disiplin dan kode etik profesi Polri sedang berlangsung.

Diketahui, Bripda AA melakukan penganiayaan terhadap seorang wanita berinisial PLP sejak Maret hingga November 2024.

Korban baru melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Cirebon 23 Desember 2024.

"Kasus ini mencuat setelah unggahan di medsos Instagram dan TikTok oleh seorang wanita berinisial PLP yang mengungkap dugaan penganiayaan yang dilakukan Bripda AA sejak Maret 2024 sampai November 2024. PLP baru melaporkan kejadian yang dialaminya sejak Maret 2024 ke Polresta Cirebon 23 Desember 2024," katanya, Rabu (25/12/2024)

Dalam laporan tersebut, PLP menyebutkan beberapa tindakan kekerasan fisik yang dialaminya, termasuk pemukulan, penjambakan, serta tindak kekerasan lain yang mengakibatkan luka fisik. Pemeriksaan medis menyatakan adanya luka lebam pada beberapa bagian tubuh korban.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved