Kamis, 4 Juni 2026

Berita Bangka Selatan

Pemkab Bangka Selatan Bakal Perbanyak Event Berbasis Masyarakat dan Komunitas di Tahun 2025

Dengan kian banyaknya festival yang diadakan di daerah diklaim mampu melahirkan simpul-simpul ekonomi baru bagi masyarakat.

Tayang:
Penulis: Cepi Marlianto | Editor: Hendra
(Bangkapos.com/Cepi Marlianto)
Pertunjukan kesenian barongsai di Alun-alun Kota Toboali pada saat malam pergantian tahun baru, Rabu (1/1/2025). Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan bakal lebih intens menggelar acara maupun festival serta kegiatan yang berbasis masyarakat dan komunitas tahun ini. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA – Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung bakal lebih intens menggelar acara maupun festival serta kegiatan yang berbasis masyarakat dan komunitas.

Dengan kian banyaknya festival yang diadakan di daerah diklaim mampu melahirkan simpul-simpul ekonomi baru bagi masyarakat.

Berbagai event alias kegiatan yang akan digelar bakal menjadikan upaya pelestarian budaya berjalan maksimal.

Wakil Bupati Bangka Selatan, Debby Vita Dewi bilang pihaknya akan lebih sering melaksanakan event-event pada tahun 2025 ini.

Kian banyaknya event yang digelar mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah utamanya dengan melibatkan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) serta pelaku ekonomi kreatif.

Terlebih dengan telah disediakannya fasilitas berupa space public atau tempat publik baru yakni Alun-alun Kota Toboali.

“Jadi saya minta kegiatan-kegiatan berbasis masyarakat tetap dilanjutkan. Tentunya kita terus bersinergi dan bergandengan tangan dengan seluruh stakeholder terkait,” kata dia kepada Bangkapos.com, Rabu (1/1/2025).

Era kepemimpinan Riza Herdavid dan Debby Vita Dewi kata dia, pihaknya turut memberikan ruang bagi pelaku ekonomi kreatif serta UMKM lokal. Maka dari itu pemerintah setempat akan memperbanyak festival seni dan budaya serta kegiatan lainnya.

Targetnya berbagai event yang akan digelar bakal memberikan multiplier effect atau efek berganda secara berkelanjutan.

Selain menjadi upaya pelestarian budaya berjalan maksimal, sektor ini diproyeksikan sebagai sumber ekonomi kerakyatan

Melalui perangkat daerah terkait penyelenggaraan event dapat mengembangkan pola pariwisata berbasis komunitas maupun masyarakat.

Dengan pelaksanaan event yang dipusatkan di satu titik diklaim lebih berdampak. Terpenting masyarakat lokal bisa langsung merasakan dampak secara ekonomi yang ditimbulkan.

 Terpenting adalah sektor pariwisata dapat hidup dan memberikan kehidupan bagi warga setempat. Karena itu tanggung jawab pemerintah bukan hanya melestarikan, namun juga mengembangkan. Bagaimana memunculkan ide, kreativitas dan inovasi-inovasi baru.

“Dengan hadirnya space public adalah wadah untuk komunitas, pelaku ekonomi kreatif dan UMKM. Kita mencoba membangkitkan sektor ekonomi Kabupaten Bangka Selatan,” papar Debby.

Menurutnya Kabupaten Bangka Selatan tak miskin dengan kebudayaan. Sebab itu pemerintah daerah perlu lebih banyak mengadakan festival. Sebab, kegiatan ini dapat meningkatkan kembali eksistensi sektor pariwisata unggulan di daerah. Melalui acara yang dilakukan sangat membantu mencitrakan daerah, sekaligus memacu pelaku industri kreatif untuk lebih berinovasi. Terlebih pemerintah telah menyediakan fasilitas seperti Alun-alun Kota Toboali.

Akan tetapi, yang masih menjadi pekerjaan rumah yakni menumbuhkan rasa memiliki kepada masyarakat. Bagaimana fasilitas yang telah dibangun pemerintah dapat dijaga dan dirawat dengan baik. Debby turut mengklaim Kabupaten Bangka Selatan saat ini sudah jauh lebih maju dan hampir sejajar dengan kota-kota lainnya. Tinggal menunggu dukungan dan kinerja serta kontribusi masyarakat terhadap fasilitas publik yang telah dibangun.

“Kita perlu berbangga hati dengan perkembangan Kota Toboali. Tetapi harus tetap rendah hati, tidak perlu sombong. Saya minta kepada masyarakat punya rasa memiliki dan rasa mencintai Kabupaten Bangka Selatan,” sebutnya.

Melalui pagelaran festival kata Debby akan berimbas pada peningkatan laju ekonomi. Tidak hanya itu, berbagai festival diyakini akan berimbas terhadap sektor pariwisata di Kabupaten Bangka Selatan. Pasalnya, akan lebih banyak wisatawan yang datang untuk berkunjung. Pemerintah daerah berkomitmen melanjutkan dan meningkatkan berbagai agenda festival berbasis kearifan lokal.

“Mudah-mudahan beberapa event tahun 2025 dapat dilaksanakan jauh lebih baik. Ini adalah rumah dan wadah berkreasi dengan disediakannya fasilitas publik,” kata Debby. (Bangkapos.com/Cepi Marlianto)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved