Sabtu, 30 Mei 2026

Uang Palsu 'Pabrik' UIN Alauddin Makassar Dipikirkan Detail Sampai Benang Pengaman dan Tanda Air

Uang palsu yang diproduksi pabriknya di UIN Alauddin Makassar ternyata dipikirkan detail sampai ke benang pengaman dan tanda airnya.

Tayang:
Penulis: Dedy Qurniawan CC | Editor: Evan Saputra
Kolase Istimewa
Uang Palsu 'Pabrik' UIN Alauddin Makassar Dipikirkan Detail Sampai Benang Pengaman dan Tanda Air 

BANGKAPOS.COM - Uang palsu yang diproduksi pabriknya di UIN Alauddin Makassar ternyata dipikirkan detail sampai ke benang pengaman dan tanda airnya.

Fakta ini diungkap oleh Syahruna, seorang tersangka kasus pabrik uang palsu di UIN Makassar tersebut.

Kata Syahruna, ada 19 tahapan yang harus dilewati agar uang palsu siap untuk diedarkan.

Satu saja tahapan tidak lolos, maka uang palsu akan cacat dan terpaksa dibuang.

 "Ada 19 tahapan, kalau ada salah satu tahapan rusak, maka gagal dan dibuang."

"Dari 19 tahapan itu harus lulus semua," urai Syahruna, dikutip dari kanal YouTube tvOneNews, Selasa (31/12/2024).

Syahruna lantas menguraikan secara garis besar tahapan produksi uang palsu.

Semua dimulai dari tahapan mencetak benang pengaman dan tanda air.

Pembuatan kedua item itu menggunakan mesin sablon.

 "Setelah itu cetak UV-nya dan magnetik agar lolos dari mesin (cek uang palsu)," tambahnya.

Syahruna menceritakan, di awal pembuatan uang palsu, ia dan kawan-kawan tidak memproduksi banyak.

Awalnya hanya ada satu rim atau 500 lembar uang palsu.

"Sedikit dulu karena itu butuh proses," katanya.

 Syahruna mengaku dari 200 lembar komplotannya mampu memproduksi uang palsu sebanyak Rp 100 juta.

Sedangkan bahan-bahan sebelumnya sudah disimpan digudang.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved