Senin, 20 April 2026

Fakta Baru Uang Palsu di Perpustakaan UIN : Pertama Kali Dicetak Sejak 2022, Direncanakan 2010

Polisi menyatakan bahwa sebelum dibuat di Perpustakaan UIN Makassar, uang palsu pertama kali dicetak oleh Andi Ibrahim cs sejak September 2002.

|
Penulis: Dedy Qurniawan CC | Editor: Evan Saputra
Kolase Istimewa
KC FAKTA BARU Uang Palsu di Perpustakaan UIN : Pertama Kali Dicetak Sejak 2022, Direncanakan 2010 

BANGKAPOS.COM - Polisi menyatakan bahwa sebelum dibuat di Perpustakaan UIN Makassar, uang palsu pertama kali dicetak oleh Andi Ibrahim cs pada 2022.

Itu artinya sudah sekitar dua tahun uang palsu itu dicetak dan beredar.

Adapun perencanaannya telah dilakukan sejak 2010.

Hanya saja, waktu pertama kali dicetak, tempatnya bukan di perpustakaan UIN Alauddin Makassar.

Pertama kali uang palsu produksi Andi Ibrahim dan Annar Salahuddin Sampetoding (ASS) cs ini dilakukan di rumah Annar di Jalan Sunu 3, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Rumah Annar Sampetoding itu jadi markas pertama pembuatan uang palsu sebelum akhirnya pindah ke Kampus II UIN Alauddin, Jalan Yasin Limpo, Kabupaten Gowa, Sulsel.

Diketahui, Andi Ibrahim dan Annar Sampetoding jadi tersangka kasus pabrik uang palsu di UIN Alauddin.

Selain Andi Ibrahim dan Annar Sampetoding, 17 orang lainnya sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Kapolda Sulsel Irjen Yudhiawan Wibisono mengungkapkan Annar Sampetoding sudah dua tahun mencetak uang palsu dan mengedarkannya di wilayah Makassar dan sekitarnya.

"Kita sampaikan kepada seluruh masyarakat, uang itu sudah dicetak sejak 2022 sekarang sudah mau 2025," kata Irjen Yudhiawan Wibisono, saat Rilis Akhir Tahun di Mapolda Sulsel, Jl Perintis Kemerdekaan, Makassar, Senin (30/12/2024).

Lanjut dia, uang palsu buatan Annar Sampetoding dan Andi Ibrahim sangat mirip dengan uang asli produk Bank Indonesia.

Irjen Yudhiawan Wibisono melanjutkan, bagi masyarakat awam mudah terkecoh dengan uang palsu buatan Annar Sampetoding dan Andi Ibrahim.

 "Memang hampir sempurna kemarin waktu press rilis pakai sinar ultraviolet itu ada tanda air, kalau masyarakat awam mungkin mengira wah ini uang beneran, padahal itu uang palsu," ujar Irjen Yudhiawan Wibisono.

Uang Palsu Direncakan Tahun 2010

Diberitakan Tribun-Timur.com sebelumnya, Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) mengatakan tersangka pembuat dan pengedar uang palsu yang juga Kepala Perpustakaan UIN Alauddin Makassar, Dr Andi Ibrahim, pernah hendak maju di Pilkada Barru 2024.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved