Penyebab Uang Palsu UIN Makassar Mudah Buat Warga Terkecoh, Bank Indonesia Beberkan Ciri-cirinya
Uang palsu UIN Makassar dinyatakan mudah membuat warga terkecoh karena ada tanda airnya.
Penulis: Dedy Qurniawan CC | Editor: Dedy Qurniawan
BANGKAPOS.COM - Uang palsu UIN Makassar dinyatakan mudah membuat warga terkecoh karena ada tanda airnya.
Hal inilah yang membuat warga awam mengira bahwa uang palsu yang diproduksi di UIN Aluaddin Makassar itu asli.
Bahkan,Kapolda Sulsel Irjen Yudhiawan WIbisono menyebut uang palsu UIN Makassar nyaris sempurna karena susah membedakannya dengan yang asli.
Kata dia, tersangka Annar Sampetodin dan Andi Ibrahim dalam kasus ini sudah dua tahun mencetak uang palsu.
"Kita sampaikan kepada seluruh masyarakat, uang itu sudah dicetak sejak 2022 sekarang sudah mau 2025," kata Irjen Yudhiawan Wibisono.
Masyarakat awam dikhawatirkan jadi korban uang palsu tersebut.
Irjen Yudhiawan Wibisono melanjutkan, bagi masyarakat awam mudah terkecoh dengan uang palsu buatan Annar Sampetodin dan Andi Ibrahim.
"Memang hampir sempurna kemarin waktu press rilis pakai sinar ultraviolet itu ada tanda air, kalau masyarakat awam mungkin mengira wah ini uang beneran, padahal itu uang palsu," ujar Irjen Yudhiawan Wibisono, seperti dikutip TribunJatim.com dari Tribun Timur, Senin (6/1/2025).
Sementara itu,
Bank Indonesia mengungkap ciri-ciri uang palsu produksi UIN Alauddin Makassar dalam rilisnya, Selasa (31/12/2024).
Kepala Departemen Pengelolaan Uang BI, Marlison mengungkapkan bahwa uang palsu tersebut dicetak dengan menggunakan teknik cetak inkjet printer dan sablon biasa, sehingga tidak terdapat pemalsuan menggunakan teknik cetak offset sebagaimana berita yang beredar.
"Hal tersebut sejalan dengan barang bukti mesin cetak temuan Polri yang merupakan mesin percetakan umum biasa, tidak tergolong ke dalam mesin pencetakan uang," kata Marliso, dikutip Tribun-Timur.com yang dilansir Tribun Trend
Ciri-ciri uang palsu UIN Alauddin Makassar antara lain tidak ada unsur pengaman uang yang berhasil dipalsukan antara lain benang pengaman, watermark, electrotype.
Selain itu gambar UV hanya dicetak biasa menggunakan sablon, serta kertas yang digunakan merupakan kertas biasa.
"Uang palsu yang ditemukan berpendar di bawah lampu U berkualitas sangat rendah pendaran yang berbeda baik dari segi lokasi, warna, dan bentuk dengan uang Rupiah asli," sebutnya.
| Sambut Penerbangan Belitung-Singapura, BI Babel Perkuat QRIS Cross Border untuk Sektor Pariwisata |
|
|---|
| BI Bangka Belitung Gelar BEKISAH 2026, Perkuat Ekosistem Ekonomi Syariah Berkelanjutan |
|
|---|
| Profil Bupati Paris Yasir, Anaknya Diduga Aniaya Pacar Usai Putuskan Hubungan, Korban Lapor Polisi |
|
|---|
| Ekspor Timah Bangka Belitung Tak Terganggu Konflik Timur Tengah |
|
|---|
| Dampak Konflik Timur Tengah Dorong Harga Plastik Melonjak, Inflasi Bangka Belitung Berpotensi Naik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20241223-Staf-UIN-Alauddi.jpg)