Kamis, 23 April 2026

Uang Palsu UIN Alauddin Makassar Justru Dibuat Saat Kampus Ramai, Andi Ibrahim Modif Perpusnya

Alih-alih dibuat dalam keadaan sepi, pembuatan uang palsu di UIN Alauddin Makassar justru dibuaat pada siang hari ketika kampus ramai.

Penulis: Dedy Qurniawan CC | Editor: M Zulkodri
tribun
Sosok Andi Ibrahim, Kepala Perpustakaan UIN Makassar - Uang Palsu UIN Alauddin Makassar Justru Dibuat Saat Kampus Ramai, Andi Ibrahim Modif Perpusnya 

Semua dimulai dari tahapan mencetak benang pengaman dan tanda air.

Pembuatan kedua item itu menggunakan mesin sablon.

"Setelah itu cetak UV-nya dan magnetik agar lolos dari mesin (cek uang palsu)," tambahnya.

Syahruna menceritakan, di awal pembuatan uang palsu, ia dan kawan-kawan tidak memproduksi banyak.

Awalnya hanya ada satu rim atau 500 lembar uang palsu.

"Sedikit dulu karena itu butuh proses," katanya.

Syahruna mengaku dari 200 lembar komplotannya mampu memproduksi uang palsu sebanyak Rp 100 juta.

Sedangkan bahan-bahan sebelumnya sudah disimpan digudang.

Lokasinya berada di lantai dua gedung perpustakaan.

Syahruna menjelaskan, semua bahan berasal dari China.

"Pesan di China semua," tambahnya.

Baca juga: Modus Pria Ponorogo ini Gasak Ratusan Rokok dan Uang di Toko, Pura-Pura Tunggu Penumpang

Bagi tugas

Syahruna dalam kasus ini berperan sebagai operator mesin pecetak uang.

Ia dibantu tersangka lain bernama Ibrahim.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved