Diduga Tawuran Gengster

Kapolda Tegaskan Tindak Tegas Geng Motor Yang Meresahkan Masyarakat

Kapolda Bangka Belitung (Babel) Irjen Pol Hendro Pandowo, turun langsung melihat remaja yang diduga ingin melakukan aksi tawuran di Kota Pangkalpinang

|
Penulis: Adi Saputra | Editor: M Ismunadi
Istimewa
Kapolda Babel Irjen Pol Hendro Pandowo didampingi Kapolresta Pangkalpinang dan PJU, ketika mengecek remaja yang diamankan anggota. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kapolda Bangka Belitung (Babel) Irjen Pol Hendro Pandowo, turun langsung melihat remaja yang diduga ingin melakukan aksi tawuran di Kota Pangkalpinang, Sabtu (11/1/2025).

Jenderal bintang dua ini, turun langsung ke Mapolresta Pangkalpinang bersama dengan Penjabat Utama (PJU) dan didampingi Kapolres/ta jajaran ke Mapolresta Pangkalpinang.

Bahkan Kapolda Babel pun langsung bertemu dan berbincang dengan remaja teresebut, ia juga sangat heran dan terkejut ketika melihat senjata tajam (sajam) yang dibawa oleh remaja diduga untuk aksi tawuran.

"Dari mana kalian? Mau bubarkan geng motorkan dan jangan berulah hingga meresahkan masyarakat lagi ya? tanya Kapolda Irjen Hendro Pandowo kepada para remaja yang diamankan di Mapolresta Pangkalpinang.

"Siap kami akan bubarkan," jawab serentak remaja yang berdiri di hadapan jenderal bintang dua itu bersama dengan PJU lain.

Dirinya juga tidak main-main bagi para geng motor yang meresahkan masyarakat, ia minta Polres/ta jajaran menindak tegas dan proses hukum bagi geng motor yang masih meresahkan masyarakat dan dibubarkan sesegera mungkin.

"Tadi malam Kapolresta Polresta Pangkalpinang mendapatkan informasi, tentang keberadaan geng motor dan mau melakukan aksi tawuran hingga meresahkan masyarakat. Berdasarkan informasi dari masyarakat, anggota langsung melakukan penangkapan terhadap 21 orang dari dua geng motor," tegas Irjen Pol Hendro.

"Tentunya kita akan proses karena ada beberapa sajam kita amankan seperti golok, pisau, celurit yang akan digunakan remaja ini untuk melakukan aksi tawuran dan langkah selanjutnya kita proses bagi yang sudah dewasa dan panggil orang tua mereka," ujarnya.

Tak hanya itu saja, ia juga meminta Kapolresta Pangkalpinang bersama Forum Koordinasi Pimpnan Daerah (Forkopimda) untuk mengambil langkah-langkah karena dalam memberantas geng motor bukan hanya tugas Polisi saja tapi semua pihak.

"Kapolresta Pangkalpinang dan Forkopimda, segera mengambil langkah-langkah supaya kejadian seperti ini khususnya Pangkalpinang dan Kabupaten lain tidak terjadi lagi aksi gang motor melakukan tawuran," ungkap Irjen Pol Hendro.

Lebih lanjut, ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memberantas dan membubarkan aksi geng motor yang dapat meresahkan masyarakat khususnya Provinsi Babel.

"Mari kita bersama-sama membubarkan geng motor, apalagi geng motor membahayakan generasi muda mulai dari SMP dan SMA sehingga perlu diselamatkan agar tidak terjadi lagi geng motor," pintanya.

Diberitakan sebelumnya, Dua kelompok gengster diduga hendak melakukan aksi tawuran, diamankan pihak Kepolisian Polresta Pangkalpinang, Jumat (10/1/2025) malam.

Kedua kelompok gengster saat ini sedang berada di Mapolresta Pangkalpinang, guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait aksi yang mereka lakukan dan meresahkan masyarakat.

Namun, belum diketahui secara rinci berapa banyak jumlah remaja yang diduga masih dibawah umur dan nekat melakukan aksi tawuran.

Akan tetapi, dari hasil pemeriksaan sementara kurang lebih 20 orang remaja yang masih dibawah umur berhasil diamankan dan masih dilakukan pemeriksaan. (Bangkapos.com/Adi Saputra)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved