Penembakan di Belitung
Oknum TNI Tembak Personel Subdenpom Belitung, Ternyata Pernah Terlibat Perampokan di Palembang
Insiden penembakan yang melibatkan seorang disertir TNI AD, Sertu Hendri, terhadap Serma Rendi, anggota Subdenpom Persiapan Belitung
Penulis: M Zulkodri CC | Editor: M Zulkodri
BANGKAPOS.COM--Insiden penembakan yang melibatkan seorang disertir TNI AD, Sertu Hendri, terhadap Serma Rendi, anggota Subdenpom Persiapan Belitung, menghebohkan masyarakat setempat.
Peristiwa yang terjadi pada Senin dini hari (13/1/2025) ini mengungkap rekam jejak kelam pelaku, termasuk keterlibatannya dalam kasus perampokan di Palembang pada 2023 lalu.
Komandan Subdenpom Persiapan Belitung, Letda Cpm M. Jaka Budi Utama, mengonfirmasi bahwa Sertu Hendri telah berstatus disertir dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak 2024, setelah dipecat dari dinas militer berdasarkan putusan Mahkamah Militer yang menghukumnya satu tahun penjara.
"Dia disersi karena terlibat perampokan di Palembang. Saat bertugas di Belitung sebelumnya, dia juga pernah dilaporkan terkait penipuan jual beli tanah," ungkap Letda Jaka.
Kronologi Kejadian
Kejadian bermula dari laporan istri sirih pelaku pada Minggu malam (12/1/2025), yang mengaku diteror dan dianiaya oleh Sertu Hendri.
Setelah memeriksa informasi, Subdenpom Persiapan Belitung mendapati bahwa pelaku berada di Belitung selama tiga minggu terakhir untuk mencari istri sirihnya.
Tim yang dipimpin Letda Jaka mendatangi kontrakan pelaku di Jalan Kamboja, Kecamatan Tanjungpandan, sekitar pukul 00.32 WIB pada Senin (13/1/2025).
Saat diminta menyerahkan diri, pelaku menolak, mematikan lampu, dan keluar dengan membawa senjata api.
"Dia menodongkan senjata ke arah kami. Saat situasi memanas, Serma Rendi muncul untuk membujuk pelaku menyerah, tetapi malah dikejar dan dijadikan sandera," kata Letda Jaka.
Pelaku memaksa Serma Rendi menjadi sopir untuk melarikan diri.
Namun, saat kendaraan rombongan tim Subdenpom tertinggal, pelaku berhasil kabur.
Serma Rendi Tertembak Saat Melarikan Diri
Setelah tiba di sebuah pesantren di Desa Buluh Tumbang, pelaku mengikat tangan Serma Rendi dengan ikat pinggang.
Ketika pelaku lengah, Serma Rendi berhasil melepaskan diri dan melarikan diri ke semak belukar.
Pelaku yang menyadari hal itu langsung melepaskan tembakan, mengenai punggung kiri Serma Rendi.
Meski terluka, korban terus berlari hingga akhirnya ditemukan dan diselamatkan oleh pengurus pesantren yang kemudian membawanya ke rumah sakit.
"Korban kini dirawat intensif di rumah sakit, dan kami terus melakukan pengejaran terhadap pelaku," tambah Letda Jaka.
Rekam Jejak Pelaku
Sertu Hendri diketahui pernah bertugas di Kodim 0414 Belitung sebelum dipindahkan ke Korem 042/Gapu, Jambi.
Selain kasus perampokan di Palembang, ia juga dilaporkan terlibat dalam kasus penipuan di Belitung.
"Awalnya, kami tidak mengetahui bahwa dia disertir. Setelah menerima laporan dari istri sirihnya, baru kami menemukan fakta ini," jelas Letda Jaka.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Subdenpom Persiapan Belitung bersama aparat terkait terus melakukan pengejaran terhadap pelaku.
Komandan Letda Jaka memastikan tim akan bekerja maksimal untuk menangkap pelaku yang dianggap berbahaya.
"Kami juga berkoordinasi dengan pihak lain untuk memastikan pelaku tidak melarikan diri lebih jauh. Keamanan masyarakat tetap menjadi prioritas utama kami," tegasnya.
Insiden ini menjadi peringatan penting terkait pengawasan terhadap disertir dan dampaknya terhadap keamanan masyarakat.
(posbelitung.co/dede s)
| Dukun di Belitung Berkumpul Gelar Ritual Bantu Cari Keberadaan Sertu Hendri |
|
|---|
| Masih Buron, Beredar Kabar DIsertir Sertu Hendri Tembaki & Rampas Motor Warga, Polres: Waspada Hoaks |
|
|---|
| Mabes TNI Buru Sertu Hendri, Tutup Seluruh Akses Pelarian di Pelabuhan dan Bandara Belitung |
|
|---|
| Inilah Jejak Pelarian DPO Sertu Hendri di Belitung, Mabes TNI Minta Warga Melapor |
|
|---|
| Desertir DPO TNI AD Sertu Hendri Masih dalam Pengejaran, TNI Perketat Bandara dan Pelabuhan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20250113-Komandan-Subdenpom-Persiapan-Belitung-Letda.jpg)