Berita Bangka Barat
Kades Pangek Datangi DPRD Bangka Barat, Minta Jalan Penghubung yang Rusak Segera Diperbaiki
Kades Pangek, Sarmin mengkhawatirkan apabila jalan tak kunjung diperbaiki bakal terjadi kecelakaan hingga menelan korban jiwa.
Penulis: Riki Pratama | Editor: Hendra
BANGKAPOS.COM,BANGKA-- Sejak 1 tahun terakhir jalan penghubung tiga desa yakni Pangek, Peradong, dan Air Nyatoh, di Kecamatan Simpang Teritip mengalami rusak parah.
Dengan mengendarai motor, keluhan tersebut disampaikannya kepada anggota DPRD Bangka Barat, Kamis (16/1/2024) siang.
Sarmin meminta agar DPRD Bangka Barat dan Pemkab Bangka Barat bisa memberikan respon dengan memperbaiki jalan rusak tersebut.
Dia mengkhawatirkan, apabila jalan tak kunjung diperbaiki, bakal memakan korban jiwa, kecelakaan terjadi di jalan desa itu.
"Saya kemarin ke DPRD dan minta bantuan ke bupati dan dinas PUPR untuk membangun gorong atau plat deker, karena hampir roboh, apalagi musim hujan begini," kata Sarmin kepada Bangkapos.com, Jumat (17/1/2025).
Ia mengatakan, jalan Desa Pangek merupakan jalan umum, biasa dilalui oleh masyarakat. Menghubungkan Simpang Tetitip, Pangek dan Air Nyatoh. Sehingga perlu diperhatikan.
"Kondisinya sudah parah, hampir sepertiga sudah roboh. Saya khawatirkan nanti ada korban. Sudah berapa kali kita ajukan, melalui kita berharap, dari DPRD selaku wakil kita dapat memperjuangkan aspirasi rakyat ini," katanya.
Dikatakan Sarmin, persoalan jalan rusak ini, bukan menjadi kepentingan pribadinya sebagai kades. Tetapi, untuk kepentingan umum, karena akses jalan desa yang biasa dilalui oleh masyarakat.
"Jadi sudah hampir satu tahun rusak, lebih-lebih lebih musim hujan tambah parah, aspal terkikis, pecah-pecah makin ke tengah-tengah. Kami minta ini ada tindak lanjut, kalau belum punya dana, tetapi ada tindak lanjut, bagaimana caranya," keluhnya.
Akibat jalan yang tak kunjung diperbaiki, dikatakan Sarmin, dirinya dinilai oleh warga desa tak bisa bekerja.
Terutama untuk memperbaiki fasilitas umum seperti jalan-jalan dan gang-gang.
"Ada dikatakan kades tak becus lah, masalah jalan belum diperbaiki dan maslah lain, ada gang-gang tidak di aspal tidak ada tindak lanjutnya dari pemda. Jadi kita minta untuk diperhatikan dan perjuangkan harapanya,"lanjutnya.
Keluhan Kades Pangek tersebut ditanggapi langsung oleh Wakil Ketua Komisi I DPRD Bangka Barat, Deddi Wijaya.
Deddi mengatakan, bakal menyampaikan ke Dinas PUPR agar segera mungkin menindak lanjutinya di tahun anggaran 2025.
"Insya Allah yang dikeluhkan oleh Pak Kades Pangek ini akan saya sampaikan ke Dinas PUPR Bangka Barat agar segera ditindaklanjuti," kata Deddi kepada wartawan, Jumat (17/1/2025).
Deddi, memahami, persoalan jalan rusak ini, merupakan persoalan kepentingan umum tentunya harus menjadi prioritas utama sehingga segera dapat diperbaiki.
"Saya minta Dinas PUPR prioritaskan perbaikan jalan ini di tahun 2025 ini," harapnya.
(Bangkapos.com/Riki Pratama)
| Warga Dusun Belar Bangka Barat Sedekah Kampong, Adat Tahunan Mengusung Kearifan Lokal |
|
|---|
| APBD Babar Defisit Rp100 Miliar, Pemkab Disarankan Pungut Pajak Tanah Perkebunan Sawit |
|
|---|
| Remaja Pengedar Sabu Disergap Tengah Malam di Tempilang |
|
|---|
| Pendapatan Daerah Turun, DPRD Bangka Barat Minta Pemkab Cari Sumber Pajak Baru |
|
|---|
| Polres Bangka Barat Peringati Hari Kesadaran Nasional, Minta Personel Jaga Marwah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/Jalan-Pangek-yang-rusak.jpg)