Berita Bangka Selatan
Polres Bangka Selatan Minta Masyarakat dan Nelayan Waspada Bencana Hidrometeorologi
Kepolisian Resor Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung mewanti-wanti masyarakat hingga nelayan untuk waspada ketika beraktivitas.
Penulis: Cepi Marlianto | Editor: M Ismunadi
“Berdasarkan data sementara ketinggian gelombang di perairan laut Bangka Selatan mencapai 1,25 meter. Sedangkan kecepatan angin mencapai 15 knot,” jelas Mulia Renaldi.
Lebih jauh lanjut dia terdapat beberapa hal yang perlu dilihat dan waspadai oleh para nelayan sebelum berangkat.
Satu di antaranya adalah hujan badai dan angin kencang yang beresiko tinggi menyebabkan kecelakaan.
Adanya angin kencang dapat memicu terjadinya gelombang tinggi. Jika hal itu terjadi disarankan kapal-kapal yang sedang beraktivitas di laut untuk berhenti, menepi ke pelabuhan.
Bisa juga bergerak ke pulau-pulau sekitar yang paling terdekat.
Begitu pula bagi masyarakat serta pelaku wisata yang tinggal di daerah bantaran sungai maupun pesisir pantai untuk tetap waspada terhadap potensi banjir.
Apabila terjadi banjir sesegera mungkin pindah dan mencari tempat yang aman.
Nelayan harus pro aktif untuk memantau prakiraan cuaca yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Terpenting melengkapi diri dengan peralatan keselamatan, radio komunikasi, persediaan bahan bakar yang cukup.
“Selalu memantau perkembangan cuaca yang dikeluarkan BMKG. Jangan memaksakan diri melaut pada saat cuaca tidak memungkinkan,” ucapnya,
Meskipun demikian kata Mulia Renaldi selama satu bulan terakhir tidak ditemukan kasus menonjol di wilayah perairan laut Kabupaten Bangka Selatan.
Termasuk pula dengan kecelakaan laut, sampai hari ini masih nihil. Diharapkan masyarakat yang biasa beraktivitas di laut untuk selalu berhati-hati dan ada baiknya untuk menunda hingga cuaca normal.
“Alhamdulillah, dalam satu bulan terakhir belum ada kasus kecelakaan laut ataupun kejadian yang ada di wilayah perairan Bangka Selatan,” pungkas Mulia Renaldi. (Bangkapos.com/Cepi Marlianto)
| DLH Kabupaten Bangka Selatan akan Gunakan BBM Subsidi untuk Truk Pengangkut Sampah |
|
|---|
| Biaya Operasional BUS Sekolah Basel Tembus Rp6,8 Juta per Hari Gegara Harga BBM Non Subsidi Naik |
|
|---|
| Pemkab Basel Rencanakan Penggunaan BBM Subsidi untuk Operasional Kendaraan Dinas Tertentu |
|
|---|
| Pemkab Bangka Selatan Atur Strategi Selamatkan Layanan Publik Gegara Harga BBM Nonsubsidi Naik |
|
|---|
| Wahana Permainan di Alun-alun Toboali Ditargetkan Kembali Beroperasi Awal Juni 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20241115-Kepala-Sat-Polairud-Polres-Bangka-Selatan-Iptu-Mulia-Renaldi.jpg)