Kamis, 16 April 2026

Berita Pangkalpinang

Puluhan Sapi di Bangka Belitung Terinfeksi PMK, Ketahui Apa Penyebabnya dan Bahayanya Bagi Manusia

Penyakit mulut dan kuku atau PMK yang sering kita kenal adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dan sangat menular pada sapi dan berbahaya.

Penulis: Hendra CC | Editor: Hendra
Bangkapos.com/Riki Pratama
Ilustrasi: sapi ternak 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Puluhan hewan ternak jenis sapi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ditemukan terjangkit virus Lumpy Skin Disease (LSD) atau penyakit mulut dan kuku (PMK).

Data disampaikan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Provinsi Bangka Belitung hingga 20 Januari 2025 telah ditemukan 96 sapi yang terinfeksi PMK.

Dari 96 sapi yang terinfeksi PMK tersebut, data DPKP Bangka Belitung menyatakan bahwa yang paling banyak ditemukan di Kota Pangkalpinang.

Kepala DPKP Provinsi Bangka Belitung Edi Romdoni mengatakan saat ini pihaknya sedang melakukan upaya vaksinasi terhadap hewan ternak yang tidak terdampak.

"Kalau untuk yang sudah terkena dilakukan treatment atau tindakan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP), diobati karena ini virus dan yang sehatnya dicegah dengan vaksin," jelasnya. 

Selain itu DPKP Provinsi Bangka Belitung diketahui juga telah sudah melakukan pendistribusian, sebanyak 14 ribu dosis vaksin PMK yang pelaksanaannya akan dilakukan para medic di Kabupaten Kota.

"Pangkalpinang sudah divaksinkan 500 ekor, Belitung 500 ekor, Belitung Timur 200, Bangka 700, Bangka Selatan dan Bangka Barat 300, Bangka Tengah 1.500 ekor, totalnya 4.000 ekor. Ini upaya yang kita lakukan di Provinsi, vaksin ini di-droping dari pusat," bebernya. 

Sementara itu Kabid Peternakan Dinas Pangan dan Pertanian Kota Pangkalpinang Kota Pangkalpinang, Zunaria mengatakan mereka akan segera melakukan vaksinasi kepada hewan ternak sapi.

Saat ini telah disiapkan sebanyak 500 dosis vaksin PMK yang akan disuntikkan ke sapi warga di Pangkalpinang.

Menurut Zunaria, rencananya pemberian vaksin pada hewan ternak di Pangkalpinang itu akan dilaksanakan pada Rabu (22/1/2025) besok.

"Saat ini kami terus melakukan persiapan, rencananya rabu akan mulai melakukan vaksi. Rencananya tiga hari, rabu, kamis, jumat bisa selesai," terangnya.

Lalu apa sebenarnya penyaki mulut dan kuku (PMK) ini dan apakah berbahaya bagi manusia yang mengkonsumsi daging sapi terinfeksi PMK.

Sebelumnya simak penjelasan berikut ini:

Apa Itu PMK 

Dilansir dari Kompas.com, Penyakit mulut dan kuku adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dan sangat menular. Gejala yang paling tampak adalah demam, blister di mulut dan kaki hewan ternak, dan air liur kental. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved