Kamis, 9 April 2026

Berita Pangkalpinang

Ternyata Ini Alasan Mengapa Program Makan Bergizi Gratis Belum Dilaksanakan di Bangka Belitung

Ternyata Ini Alasan Mengapa Program Makan Bergizi Gratis Belum Dilaksanakan di Bangka Belitung

Penulis: Evan Saputra CC | Editor: Evan Saputra
Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy
Uji coba program makan bergizi gratis di SMKN 5 Kota Pangkalpinang. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Provinsi Bangka Belitung hingga saat ini belum melakukan program makan bergizi gratis.

Seperti diketahui, program tersebut merupakan salah satu janji utama Presiden Prabowo dan Wapres Gibran.

Sasaran utama program ini adalah pelajar di sekolah-sekolah atau anak-anak di komunitas yang belum memiliki akses memadai terhadap makanan bergizi.

Dengan fokus pada pemberantasan kelaparan dan gizi buruk, program ini diharapkan mampu menciptakan generasi yang sehat dan produktif.

Meski demikian, pelaksanaan program ini di berbagai daerah masih memerlukan koordinasi intensif antara pemerintah pusat dan daerah.

Lantas bagaimana program ini di Provinsi Bangka Belitung?

Pemerintah Provinsi Bangka Belitung belum dapat memastikan terkait jadwal pelaksanaan program makan bergizi gratis, Senin (20/1/2025).

Hal ini pun diungkapkan Pj Gubernur Bangka Belitung, Sugito usai menggelar rapat bersama dengan instansi terkait lainnya. 

"Belum bisa memastikan tanggalnya ya, tapi diupayakan waktu terdekat. Hal ini karena untuk alat masaknya ini, semuanya di dropping dari Badan Gizi Nasional. Tentunya secepatnya karena peralatan dapurnya kan dikirim dari pusat, jadi yang melaksanakan ada satuan pelaksana satuan pelayanan dapur yang ditunjuk oleh BGN. Kalau kita, sifatnya koordinatifnya di Pemerintah Provinsi," ujar Sugito.

Lebih lanjut saat dikonfirmasi terkait anggaran, Sugito mengatakan pos anggaran berasal dari Pemerintah Pusat dalam hal ini BGN

Sedangkan untuk anggaran yang berasal dari APBD, Sugito menegaskan belum ada petunjuk teknis ataupun petunjuk pelaksanaan dari Kemendagri.

"Kita juga mencadangkan walaupun mungkin dengan kondisi kita APBD kita yang saat ini mengalami kontraksi, kita juga menyiapkan walaupun sekali lagi itu sebagai bentuk supporting kita," jelasnya.

Selain itu dari rapat tersebut, Pemprov Bangka Belitung pun memastikan telah menentukan harga untuk satu menu makanan bergizi gratis yang akan diberikan kepada siswa di bangku SD, SMP dan SMA.

"Kalau dananya sudah disebut Rp 10.000 per menu, saya tanyakan apakah itu cukup memenuhi untuk standar gizi lalu dari BGN mengatakan cukup," katanya

Sementara itu saat disinggung terkait dapur umum, Sugito memastikan akan terus melakukan evaluasi guna mengoptimalkan program makan bergizi gratis.

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved