Sabtu, 25 April 2026

Kisah Qowiyul Amin Lulus S2 UGM dengan IPK 4 dalam 1 Tahun, Ini sosoknya

Qowiyul Amin yang merupakan mahasiswa asal Semarang, Jawa Tengah itu pun berbagi kisahnya bagaimana bisa lulus S2 UGM dengan relatif sangat cepat.

Penulis: Dedy Qurniawan CC | Editor: Dedy Qurniawan
Dok. UGM
Lulusan UGM Berprestasi - Foto momen Qowiyul Amin usai mengikuti wisuda di Grha Sabha Pramana, Kamis (23/1/2025). Qowiyul Amin berhasil lulus S2 Universitas Gadjah Mada (UGM) dengan Indeks Prestasi Komulatif (IPK) 4 dalam waktu 1 tahun 2 bulan saja. 

BANGKAPOS.COM - Qowiyul Amin berhasil lulus S2 Universitas Gadjah Mada (UGM) dengan Indeks Prestasi Komulatif (IPK) 4 dalam waktu 1 tahun 2 bulan saja.

Qowiyul Amin yang merupakan mahasiswa asal Semarang, Jawa Tengah itu pun berbagi kisahnya bagaimana bisa lulus S2 UGM dengan relatif sangat cepat 

Dulunya ia juga adalah mahasiswa S1 UGM di Jurusan Farmasi.

Impiannya untuk berkuliah di UGM telah jauh dimulai sejak ia kecil.

Karena ketertarikan pada dunia farmasi, Qowi kemudian lanjut mempelajari farmasi sosial dan manajemen di jenjang S2-nya.

Menurutnya, tidak ada rahasia atau tips khusus untuk menyelesaikan masa studi dengan cepat dan sempurna.

Sebagai informasi, umumnya mahasiswa di Indonesia bisa menyelesaikan studi S2 selama 2 tahun.

Itu artinya, Qowiyul Amin lebih cepat setahun dibanding mahasiswa S2 kebanyakan.

“Aku sendiri tidak punya cara tertentu untuk mengatur waktu, tetapi ketika ada tugas yang diberikan dari dosen, sebisa mungkin segera dikerjakan dan memberikan yang terbaik sebisa mungkin,” ucap Qowi dikutip dari Surya yang melansri laman UGM, Minggu (26/1/2025).

Menurutnya, hal yang perlu disiapkan justru ada di awal perkuliahan.

Yaitu, harus mulai menetapkan target-target capaian yang ingin dilakukan agar bisa melakukan estimasi waktu kelulusan.

Kuliah di UGM sendiri memberikan banyak pelajaran bagi Qowi. 

Misalnya, mampu mengenalkannya pada banyak mahasiswa dari berbagai penjuru Indonesia dan memperluas jejaring.

“Saya juga bisa kenal dengan dosen-dosen pengampu yang sangat mumpuni di bidangnya dan tentunya sumber daya serta fasilitas yang amat memadai,” tambahnya.

Selama kuliah Qowi dapat memaksimalkan fasilitas yang disediakan dengan berhasil mempublikasikan artikel jurnal di Scopus dan sampai ikut konferensi di Thailand.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved