Rabu, 8 April 2026

Berita Bangka Tengah

Algafry Minta Perusahaan Bayar Pesangon Mantan Karyawan dan Nasihati Korban PHK Datang ke Masjid

Mendengarkan cerita sedih itu, Algafry Rahman memberikan sedikit nasihat kepada mantan karyawan dengan membahas momentum isra mi'raj....

Penulis: Sepri Sumartono | Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
Bangkapos.com/Sepri Sumartono
Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman setelah bertemu dengan korban PHK perusahaan MAL dan MHL, Kamis (30/1/2025). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, menyoroti permasalahan pesangon yang belum dibayarkan kepada mantan karyawan CV MAL dan PT MHL.

Ia telah mendengarkan keluhan tersebut secara lansung. Keluhan soal pesangon yang tidak kunjung dibayar itu dibahas bersama perwakilan perusahaan dan DPMPTK Bangka Tengah, Kamis (30/1/2025).

Dengan penuh empati, Algafry memahami bahwa para mantan karyawan sangat membutuhkan uang, terutama menjelang bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri.

Pemahaman itu menjadi dorongan Algafry Rahman mengajak perusahaan terkait mempertimbangkan solusi-solusi terbaik.

"Masalah kue lebaran, hari raya, ketupat, baju baru anak. Saya ingin menyentuh pihak perusahaan tolong lah bantu saudara-saudara saya," kata Algafry dengan nada haru.

Berulang-ulang Algafry Rahman mengatakan minta tolong kepada perusahaan agar setidaknya mantan karyawan dibantu menjelang hari raya.

Sementara itu, dari sisi regulasi pemerintahan, Algafry Rahman telah memberikan arahan kepada Kepala DPMPTK Bangka Tengah, Wiwik Susanti.

Wiwik Susanti diminta memfasilitasi mantan karyawan yang memilih melanjutkan persoalan pesangon ke pengadilan perselisihan hubungan industrial (PHI).

Fasilitas dari DPMPTK diharapkan mampu menjadi jaminan mantan karyawan agar mendapatkan pesangon melalui jalur pengadilan PHI.

Selain itu, juga ada mantan karyawan yang mengadu telah bercerai dengan pasangannya karena belum dapat pesangon setelah di-PHK.

"Mereka berkeluh kesah kepada saya, di antara teman-teman ada yang cerai, ribut suami istri, kondisi ini mau tidak mau terjadi," katanya.

Mendengarkan cerita sedih itu, Algafry Rahman memberikan sedikit nasihat kepada mantan karyawan dengan membahas momentum isra mi'raj.

Ternyata, Algafry Rahman memberikan wejangan kepada mantan karyawan dengan cerita isra mi'raj Nabi Muhammad SAW.

"Saya sampaikan, isra mi'raj itu sama dengan kondisi Rasullullah bersedih. Rasulullah itu sedih istri tercinta meninggal, paman beliau wafat, dimusuhi orang," cerita Algafry.

"Rasullullah diberikan perjalanan rekreasi, ke mana?, Allah berikan (perjalanan) ke masjid, dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha," lanjutan ceritanya.

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved