Berita Bangka Selatan

Jalan di Perbatasan Desa Delas-Nyelanding Rusak, DPRD Basel Panggil Perusahaan Pabrik Kelapa Sawit

DPRD Kabupaten Bangka Selatan akhirnya memanggil manajemen perusahaan pabrik kelapa sawit yang beroperasi di Desa Bedengung, Kecamatan Payung.

Penulis: Cepi Marlianto | Editor: M Ismunadi
Bangkapos.com/Cepi Marlianto
RDP: Komisi III DPRD Kabupaten Bangka Selatan ketika menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan perusahaan pabrik kelapa sawit di Kantor DPRD setempat, Kamis (30/1/2025). RDP dilakukan untuk menindaklanjuti jalan rusak di perbatasan Desa Delas dan Desa Nyelanding. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung akhirnya memanggil manajemen perusahaan pabrik kelapa sawit yang beroperasi di Desa Bedengung, Kecamatan Payung.

Pemanggilan itu merupakan buntut rusaknya jalan penghubung antar kecamatan dan desa di Kecamatan Airgegas akibat aktivitas perusahaan.

Khususnya jalan utama masyarakat di perbatasan antara Desa Delas dan Desa Nyelanding.

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bangka Selatan, Dian Sersanawati bilang pihaknya telah melakukan inspeksi mendadak alias sidak kondisi jalan provinsi yang rusak parah di perbatasan Desa Delas dan Desa Nyelanding pada Sabtu (18/1/2025) kemarin.

Imbas peninjauan tersebut DPRD langsung melayangkan surat pemanggilan terhadap perusahaan pabrik kelapa sawit yang beroperasi di Desa Bedengung.

Agar perusahaan dapat ikut berkontribusi dalam perbaikan jalan yang rusak akibat aktivitas perusahaan.

“Pemanggilan kita lakukan untuk mencari solusi yang terbaik bagi masyarakat. Kami hanya ingin mengetahui bantuan apa yang diberikan pihak perusahaan ke masyarakat untuk perbaikan jalan Desa Delas-Desa Nyelanding,” kata dia kepada Bangkapos.com, Kamis (30/1/2025).

Dian Sersanawati menjelaskan berdasarkan keterangan dari pihak perusahaan mereka telah berupaya membantu masyarakat terdampak jalan rusak.

Misalnya, memperbaiki jalan secara swadaya dengan menimbun jalan rusak menggunakan tanah puru sebanyak 20 unit truk.

Termasuk pula melakukan penimbunan dengan material pasir di ruas jalan dengan kondisi rusak parah swadaya bersama masyarakat.

Usai diperbaiki jalan itu bisa dilewati dengan lancar tanpa ada kendala.

Sayangnya kondisi jalan diperbaiki kembali rusak mengingat cuaca ekstrem yang melanda kawasan itu sejak awal tahun 2025 ini.

Ditambah tingginya intensitas kendaraan besar dan bermuatan berat yang melintas membuat jalan semakin parah.

Oleh karena itu, DPRD mendesak agar perusahaan mengambil langkah solutif lainnya.

Sembari menunggu adanya perbaikan jalan oleh Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di tengah lamanya proses birokrasi.

“Kita meminta pihak perusahaan jangan hanya memakai tanah puru dan pasir. Melainkan bisa ditimbun dengan batu kerikil, baru kemudian ditimbun menggunakan puru dan pasir,” jelas Dian Sersanawati.

Menurutnya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung telah melakukan kunjungan ke lapangan.

Oleh sebab itu, legislatif meminta Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan agar terus melakukan pendampingan dan tindak lanjut dari pemerintah provinsi.

Apabila kondisi ini terus dibiarkan dikhawatirkan dapat menimbulkan korban jiwa atas rusaknya infrastruktur jalan.

DPRD menargetkan jalan segera diperbaiki pada tahun anggaran 2025 ini.

Sehingga DPRD yang menjadi wakil rakyat dapat mewujudkan harapan warga setempat.

Kondisi jalan rusak diketahui sudah hampir dua tahun dan tidak dilakukan perbaikan.

Berdasarkan laporan sejumlah kendaraan sempat terperosok karena kondisi jalan yang licin.

“Karena faktor cuaca kita hujan yang turun terus-menerus ini membuat jalan itu kembali rusak. Mungkin pihak PUPR provinsi bisa secepatnya untuk memperbaiki Jalan Desa Delas-Desa Nyelanding,” ucapnya.

Kendati demikian kata Dian Sersanawati, perusahaan pabrik kelapa sawit telah menyanggupi untuk melakukan perbaikan sementara waktu.

Dalam waktu dekat perbaikan akan segera dilakukan sesuai dengan keinginan warga setempat sebelum nantinya diperbaiki secara permanen.

Masyarakat diminta untuk tetap bersabar dan berhati-hati ketika melewati jalan tersebut.

“Kita ketahui kondisi cuaca yang kurang bagus membuat jalan semakin licin. Saya berharap masyarakat dapat berhati-hati agar tidak terjadinya kecelakaan,” tukas Dian Sersanawati.

Sementara itu, Anggota Komisi III Surianto mendesak adanya gerak cepat yang dilakukan oleh pihak perusahaan maupun Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Pasalnya, masyarakat sangat menunggu adanya perbaikan jalan tersebut sehingga dapat dilalui seperti biasanya.

Diakui dia, selama 22 tahun Kabupaten Bangka Selatan berdiri baru tahun 2025 ini terjadi kemacetan di Jalan Desa Delas-Desa Nyelanding.

“Kami berharap secepatnya ada aksi dan tindakan. Segera mereka turun sehingga masyarakat tidak mengeluh lagi,” tegas Surianto. (Bangkapos.com/Cepi Marlianto)

Sumber: bangkapos.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved