Jumat, 10 April 2026

Buaya Terkam Bocah

Kakak Sedang Mancing saat Tina Ramadani Diterkam Buaya 

Tina saat itu diketahui sedang bermain di air sembari menemani kakaknya memancing

|
Penulis: deddy_marjaya | Editor: Ardhina Trisila Sakti
Istimewa/Basarnas Pangkalpinang
TINA DITERKAM BUAYA - Tim SAR Gabungan melakukan pencairan korban yang diterkam buaya yang menimpa Tina Ramadani bocah perempuan berumur 8 tahun Minggu (2/2/2025) di Air Anyir, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Tina Ramadani bocah perempuan berumur 8 tahun dilaporkan diterkam buaya di kawasan Desa Air Anyir, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka

Memang Sungai Pangkal Balam menjadi habitat buaya muara dan kerap terlihat masyarakat terutama di sisi Desa Air Anyir yang masiih banyak terdapat kawasan manggrove. 

Berdasarkan rilis dari Kantor Basarnas Pangkalpinang, korban asal Pangkal Arang Kota Pangkalpinang sedang berwisata di pinggir Sungai Pangkal Balam sisi Aik Anyir tak jauh dari dermaga Dit Polairud Polda Kepulauan Bangka Belitung. Tina saat itu diketahui sedang bermain di air sembari menemani kakaknya memancing 

"Sedang pergi memancing bersama kakaknya di sekitaran perairan dekat dermaga Polairud. Saat korban sedang asik bermain pasir di pinggir sungai, tiba-tiba seekor buaya langsung menerkam dan menyeret korban ke dalam air. Keluarga korban yang menyaksikan kejadian tersebut segera melaporkan ke Polairud dan Basarnas untuk meminta bantuan SAR," kata I Made Oka Astawa Kakansar Pangkalpinang 

Personil Dit Polairud Polda Kepulauan Bangka Belitung yang mendapatkan informasi kejadian langsung menurunkan personilnya melakukan pencarian. Kantor Basarnas (Kansar) Pangkalpinang memberangkatkan 1 Tim Rescue menuju lokasi kejadian di perairan muara Pangkalbalam. 

Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Rescuer Kansar Pangkalpinang, ABK KN SAR Karna, Ditpolairud Polda Babel, Satpolairud Polres Pangkalpinang, Laskar Sekaban, Saka SAR Pangkalpinang bergegas melakukan pencarian terhadap korban menggunakan beberapa alat pendukung RBB dan beberapa rubberboat dan drone DJI Mavic 3T.

Kakansar Pangkalpinang, Bapak I Made Oka Astawa menjelaskan Tim SAR Gabungan akan melakukan upaya pencarian semaksimal mungkin dengan melakukan penyisiran di permukaan air menggunakan RBB milik Basarnas, Rib Polairud, beberapa rubberboat milik potensi SAR dan pantauan udara melalui drone. 

"Selama proses pencarian, predator tersebut menampakkan diri dan masih membawa korban. Semoga upaya pencarian pada korban segera membuahkan hasil," kata I Made Oka Astawa.

(Bangkapos.com/Deddy Marjaya)

Sumber: bangkapos
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved