Berita Bangka Belitung
Atasi Lonjakan Permintaan, Pertamina Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Bangka Belitung, DPRD Minta Evaluasi
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel menambah pasokan gas LPG 3 Kg subsidi di Bangka Belitung 3.360 untuk Bangka dan 5.040 tabung untuk Belitung
Penulis: M Zulkodri CC | Editor: M Zulkodri
BANGKAPOS.COM-- Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel menambah pasokan gas LPG 3 Kg subsidi di Bangka Belitung guna memastikan ketersediaannya di tengah lonjakan permintaan masyarakat.
Tambahan pasokan ini mencapai 3.360 tabung untuk Bangka dan 5.040 tabung untuk Belitung, yang mulai didistribusikan sejak Kamis (6/2/2025).
“Pertamina berkomitmen menjaga ketersediaan LPG 3 Kg tetap aman. Kami mengimbau masyarakat tidak panic buying dan membeli LPG di pangkalan resmi sesuai aturan,” ujar Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Tjahyo Nikho Indrawan, Kamis (5/2/2025).
Pertamina juga mengingatkan agar LPG subsidi digunakan sesuai peruntukannya dan meminta masyarakat melaporkan jika menemukan penyimpangan harga atau kendala distribusi ke Pertamina Call Center 135.
Koordinasi dengan Pihak Terkait
Nikho menambahkan bahwa Pertamina terus berkoordinasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), pemerintah daerah, Hiswana Migas, serta Aparat Penegak Hukum (APH) untuk memastikan distribusi LPG tepat sasaran dan sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).
Selain itu, strategi optimalisasi distribusi juga dilakukan dengan membentuk sub pangkalan LPG untuk mendukung kelancaran pasokan.
Sub pangkalan ini adalah warung kelontong atau pengecer yang sebelumnya terdaftar di Merchant Apps Pertamina (MAP) dan kini beralih fungsi menjadi bagian dari jaringan distribusi resmi.
DPRD Minta Evaluasi Kebutuhan LPG Subsidi
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Provinsi Bangka Belitung, Eddy Iskandar, menilai bahwa Pertamina perlu mengevaluasi jumlah kebutuhan LPG 3 Kg subsidi di Bangka Belitung.
“Pemerintah daerah bersama Pertamina harus mengecek secara riil kebutuhan ini. Setiap tahun harus dievaluasi karena ada pertumbuhan penduduk dan usaha baru,” ujarnya, Kamis (6/2/2025).
Eddy menilai lonjakan permintaan terutama terjadi karena meningkatnya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) seperti warung kopi kaki lima, serta meningkatnya konsumsi menjelang hari raya.
Ia juga mengkritisi kenaikan harga LPG 3 Kg subsidi yang sering dijual pengecer dengan harga jauh di atas HET.
“HET kita Rp 18 ribu, ini harus dijaga. Pengecer yang belum jadi bagian dari lembaga penyalur resmi harus menyesuaikan harga agar tidak menyulitkan masyarakat,” tegasnya.
Wacana Jaringan Gas untuk Pangkalpinang
| Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Babel Naik 31 Persen Sepanjang 2025 |
|
|---|
| Polda Babel Ungkap 104 Kasus Tambang Ilegal Sepanjang 2025, Amankan Lebih 52 Ton Pasir Timah |
|
|---|
| Linimasa Kejahatan di Bangka Belitung 2025, Narkoba dan Curat Dominasi, Penganiayaan Melonjak Tajam |
|
|---|
| Nama-nama Enam Pejabat Baru Nahkodai Pemprov Babel, Ada Yopi Wijaya dan Dokter Ria Agustine |
|
|---|
| 177 Personel Polda Babel Naik Pangkat, Kapolda Ingatkan Tingkatkan Kinerja 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20250203_Pegawai-Pertamina-Distribusi-Gas-Elpji-3-Kg.jpg)