Kamis, 7 Mei 2026

Pelajar SMA Toboali Tewas Ditikam

Begini Kronologi Sementara Kasus Penikaman ABG di Kota Toboali

Pelaku yang dalam pengaruh minuman keras kesal bersenggolan dengan korban saat sedang berjoget diacara musik orgen tunggal di Bangka Selatan

Tayang:
Penulis: Cepi Marlianto | Editor: Hendra
(Dokumentasi Satreskrim Polres Bangka Selatan)
PELAKU PENIKAMAN DIAMANKAN - Daniel (24) terduga pelaku penikaman Kaisan (16) saat diamankan aparat kepolisian, Sabtu (8/2/2025). Pelaku diamankan di kawasan Sukadamai, Kelurahan Tanjung Ketapang. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA – Gambar goresan pena aparat kepolisian menjadi awal pembongkar tabir kasus penikaman Kaisan alias Isan (16) seorang pelajar asal Desa Gadung, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung.

Di dalam satu lembar kertas putih itu tergambar karakter sejumlah orang yang sedang berjejer. Gambar itu pun turut dilengkapi nama-nama sejumlah orang, termasuk korban dan terduga pelaku penikaman yakni Daniel (24).

Ternyata sebelum peristiwa berdarah itu terjadi korban dan terduga pelaku sempat saling bersenggolan ketika sedang menyaksikan pertunjukan orgen tunggal, Jumat (7/2/2025) malam sekitar pukul 22.00 Wib.

Sebelumnya terduga pelaku telah mengingatkan korban untuk tidak menyenggol dan berhati-hati saat berjoget. Akan tetapi, korban seolah tidak mengindahkan peringatan tersebut dan membuat kejadian itu terus berulang.

Terduga pelaku yang merasa kesal langsung mencabut sebilah pisau yang diselipkan di pinggangnya. Pisau tersebut langsung diarahkan pelaku tepat pada bagian ulu hati. Sampai akhirnya korban terkapar dan bersimbah darah.

“Diduga kuat pelaku ini terpengaruh minuman keras jenis arak yang memang telah diminum sebelumnya,” kata Kabag Ops Polres Bangka Selatan, Kompol Jhon Piter Tampubolon, Sabtu (8/2/2025).

Usai melihat korban terkapar kata Jhon Piter, pelaku sempat mengecoh para penonton orgen tunggal dengan cara berpura-pura memberikan pertolongan. Ketika korban mulai dikerumuni penonton, tak berselang lama pelaku langsung melarikan diri dengan memanfaatkan situasi tersebut. Penonton yang panik langsung mencoba memberikan pertolongan dengan membawa melarikan korban ke Pusyandik Toboali.

Sayangnya, setelah beberapa menit menjalani perawatan korban langsung dinyatakan meninggal dunia akibat luka yang dialami. Sementara itu untuk motif pelaku masih terus didalami. Pihaknya belum bisa memberikan keterangan lebih jauh. Menurutnya kasus tersebut akan segera dibeberkan dalam waktu dekat apabila proses pemeriksaan telah selesai dilakukan.

“Untuk saat ini terduga pelaku sudah berhasil kita amankan oleh Tim Macan Selatan dan Polsek Toboali di wilayah Sukadamai, Kelurahan Tanjung Ketapang, Sabtu (8/2) sekitar pukul 12.30 Wib,” jelas Jhon Piter Tampubolon.

Seorang Terduga Pelaku Penikaman Ditangkap

Seorang terduga pelaku penikaman seorang anak baru gede (ABG) ketika menonton hiburan orgen tunggal di Kota Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung berhasil diringkus. Terduga pelaku berhasil diamankan aparat kepolisian dari Polres Bangka Selatan kurang dari 24 jam. Saat ini terduga pelaku tengah menjalani pemeriksaan oleh aparat kepolisian.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun sementara terduga pelaku bernama Daniel (24). Terduga pelaku ditangkap Tim Macan Selatan usai pulang dari bekerja tambang di perairan laut Sukadamai pada Sabtu (8/2/2025) sekitar pukul 12.30 Wib. Usai diamankan pelaku langsung digiring ke Ruang Satreskrim Polres Bangka Selatan.

Peristiwa berdarah itu bermula ketika korban dan pelaku tengah asyik menonton pertunjukan orgen tunggal di Kampung Lalang,  Kelurahan Tanjung Ketapang, Kecamatan Toboali, Jumat (7/2/2025) malam. Kala itu, korban dan pelaku terlibat aksi saling senggol saat tengah berjoget mendengarkan musik.

Pelaku yang tersenggol sempat menegur korban untuk berhati-hati. Sayangnya, korban berjoget cukup energik kembali menyenggol pelaku. Pelaku yang terpengaruh minuman keras jenis arak langsung naik pitam. Kemudian pelaku mencoba menjauh dari korban dan langsung meminjam sebilah senjata tajam dari rekannya.

Tak butuh waktu lama pelaku kembali mendekati korban dan langsung mengayunkan sebilah senjata tajam yang diselipkan di pinggangnya. Senjata tajam tersebut langsung tepat mengarah pada bagian ulu hati. Korban yang terkapar pura-pura ditolong oleh pelaku. Ketika korban mulai dikerumuni warga pelaku langsung melarikan diri.

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved