Berita Bangka Barat
Bangka Barat Gelar Cek Kesehatan Gratis Tanpa Seremoni, Target 500 Warga per Hari
tidak seremonial lagi, bukan lagi simulasi tapi langsung action. Simulasi dan action, di titik-titik yang kita pilih . . . .
Penulis: Riki Pratama | Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangka Barat siap melaksanakan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) atau Medical Check-up Gratis yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.
Kepala Dinkes Bangka Barat, Muhammad Safi'i Rangkuti, menegaskan bahwa program ini akan langsung dieksekusi tanpa seremoni.
"Ya ini tidak seremonial lagi, bukan lagi simulasi tapi langsung action. Simulasi dan action, di titik-titik yang kita pilih," kata Muhammad Safi'i Rangkuti, kepada Bangkapos.com, Senin (10/2/2025).
Rangkuti memastikan, program Cek Kesehatan Gratis (CKG) atau Medical Check-up gratis bakal dilaksnakan pada bulan ini juga, akhir Februari 2025. Sesuai persiapan daerah dan perintah pemerintah pusat.
"Dilaksanakan di bulan ini juga, saya akan sampaikan bagaimana kesiapan daerah dan pusat. Jangan sampai anggaran kita di pangkas, sehingga kegiatan ini harus berjalan dan terlaksana, apabila tidak dapat teguran dari pusat, sama dengan makan gratis," katanya.
Dia mengharapkan, dengan adanya pemeriksaan kesehatan gratis, dapat melihat kondisi dan menyadari penyakit yang diderita oleh masyarakat.
"Jadi mereka dapat terlindungi, dengan ketahuan usai dilakukan pemeriksaan kesehatan. Karena kita kasih bimbingan agar tidak naik ke tingkat lanjut dan sebagainya, kita berikan nasehat, pengaturan pola hidup artinya untuk memperpanjang umur," terangnya.
Ia mengatakan Dinkes Bangka Barat, telah mempersiapkan berbagai kebutuhan untuk melaksanakan program Presiden Prabowo tersebut.
Termasuk menyiapkan anggaran yang bakal diajukan ke pemerintah pusat sebesar Rp 3 miliar.
"Persiapan kita sudah 90 persen, bakal dilaksanakan sebelum bulan puasa ini. Kita melaksanakan di delapan titik pemeriksaan, terdapat penduduk Bangka Barat, dari Tempilang, Kelapa, Puskesmas Puput, Sekar Biru, Jebus, Simpang Teritip dan Mentok," kata Rangkuti.
Pemeriksaan dilakukan, kata Rangkuti mulai dari usia bayi sampai dengan usia lanjut, dilakukan pemeriksaan, dari mulai berat badan, tinggi dan usia lansia, lebih ke spesifik dari pemeriksaan gula darah, tensi hingga kolesterol, serta penyakit lainnya.
"Jadi kami targetnya 500 orang per hari, ada masyarakat yang tidak ingin, kami harapkan lewat informasi ini, mereka bisa datang ke titik lokasi yang kita tentukan nanti. Walaupun tidak dalam keadaan sakit, apabila pemeriksaan secara dini dilakukan, tentu penanganan akan lebih baik," ungkapnya.
Rangkuti, menyebutkan pemeriksaan kesehatan gratis, tidak dilakukan di Puskesmas tetapi di tempat-tempat yang telah ditentukan oleh Dinas Kesehatan Bangka Barat.
"Tidak di Puskesmas terlalu ramai, puskesmas mereka untuk yang sakit dan berobat. Jadi tidak gunakan Puskesmas, tetapi kita gunakan balai desa, gedung serbaguna, Pustu dan Puskesdes, terrgantung kepala Puskesmas dan desanya," ujarnya.
Untuk pemeriksaan kesehatan gratis akan berjalan terus, sesuai dengan perintah Presiden Prabowo Subianto meluncurkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) atau Medical Check-up gratis sebagai hadiah untuk masyarakat dari pemerintah.
| Sudah Menjabat Lebih dari 5 Tahun, Sekda Bangka Barat M Soleh Dipindah jadi Kadis Perikanan |
|
|---|
| Camat Tempilang Beri Waktu 3 Hari Penataan Pantai Pasir Kuning |
|
|---|
| Jelang Porprov 2026, Persatuan Atletik Seluruh Indonesia Babar Gelar Pelatihan Pelatih dan Wasit |
|
|---|
| Tanpa Perlawanan, Pencuri Motor di Mentok Ditangkap Polisi Parittiga |
|
|---|
| Diduga Sandal Tersangkut Pedal Gas, PNS di Mentok Tabrak Warga Duduk di Pinggir Jalan hingga Tewas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20250210-CEK-KESEHATAN-GRATIS.jpg)