Senin, 20 April 2026

Harta Kekayaan Pejabat

Segini Gaji Simon Aloysius Mantiri Dirut PT Pertamina, Ditaksir Rp 3 M Plus Tunjangan dan Tantiem

Simon Aloysius Mantiri diperkirakan akan mendapatkan pendapatan berupa gaji, tunjangan hingga tantiem sekitar Rp3 miliar per bulan.

Penulis: Fitri Wahyuni | Editor: fitriadi
Dok. Pertamina
SIMON DIRUT PERTAMINA -- Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri (kiri) dan Komisaris Utama Pertamina Mochamad Iriawan melakukan kunjungan ke Integrated Terminat Jakarta di Plumpang, Tanjung Priok pada malam pergantian tahun 2024-2025, Selasa (31/12/2024). 

BANGKAPOS.COM -- Dirut PT Pertamina saat ini adalah Simon Aloysius Mantiri.

Ia menjabat sebagai Dirut PT Pertamina sejak November 2024.

Simon menggantikan posisi Nicke Widyawati yang sudah menjadi Dirut Pertamina sejak 2018.

BUMN plat merah ini tengah menjadi sorotan setelah kasus korupsi di anak perusahaannya, PT Pertamina Patra Niaga dibongkar Kejaksaan Agung.

Kasus korupsi yang melibatkan petinggi Pertamina Patra Niaga merugikan negara hingga Rp 193,7 triliun.

Sudah menjadi rahasia umum jika gaji pegawai yang bekerja di BUMN tidak main-main.

Namun tetap saja masih ada oknum yang tidak bertanggung jawab dan menyalahgunakan kewenangan yang dimiliki untuk mendapatkan keuntunggan pribadi.

Kini publik dibuat penasaran dengan berapa gaji pegawai PT Pertamina, khususnya gaji Simon Aloysius Mantiri selaku Direktur Utama.

Dikutip dari Tribun Timur, jika mengacu pada laporan keuangan Pertamina pada tahun 2022, Simon Aloysius Mantiri diperkirakan menerima pendapatan yang terdiri dari gaji hingga bonus sekitar Rp36,9 miliar per tahun.

Itu artinya, Simon Aloysius Mantiri diperkirakan akan mendapatkan pendapatan berupa gaji, tunjangan hingga tantiem sekitar Rp3 miliar per bulan.

Angka itu mengalahkan total gaji dan tunjangan jabatan yang didapat Prabowo sebagai presiden sebesar Rp 62.740.000 per bulan.

Sebagai gambaran saja, beberapa tahun lalu, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sempat buka-bukaan soal gaji yang diterimanya saat menjabat sebagai Komisaris Utama Pertamina. 

Dia mengaku sebagai komisaris utama di Pertamina, gajinya menyentuh angka Rp 170 juta per bulan.

"Rp170 juta lah kira-kira," ujar Ahok, kala itu sekira tahun 2020.

Ahok mengatakan, selain mendapat gaji juga mendapatkan bonus tantiem atau insentif kerja. 

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved