Tabrakan Minibus Vs Truk di Selindung
Ibu Hamil Pengemudi Ertiga Tabrak Dump Truk di Selindung, Warga Kaget Terdengar Suara Dentuman
Kedua kendaraan yang terlibat tabrakan berlawanan arah, dimana kendaraan Ertiga melaju dari arah Sungailiat menuju ke Pangkalpinang.
Penulis: Adi Saputra | Editor: Hendra
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Suara dentuman keras membuat warga yang berada di sekitar Jalan Raya Selindung Baru, tepatnya depan kantor Dinas Pertanian Kota Pangkalpinang kaget.
Suara dentuman tersebut diketahui ternyata berasal dari ban kendaraan pecah dari tabrakan yang terjadi antara mobil Ertiga dan Dump Truk.
Ketika kejadian sopir atau pengendara kendaraan, masih berada didalam kendaraan dan sempat meminta tolong bantuan warga, Senin (3/3/2025).
"Kami lagi duduk disini ada bunyi benturan keras, kami kira ban pecah ternyata mobil ini (Ertiga) sudah menghantam dum truk dan buah kelapa dagangan saya dan kayaknya sopir mobil putih ini ngantuk," ungkap Indra salah satu pedagang yang berada di TKP.
Diakui memang kedua kendaraan berlawanan arah, dimana kendaraan Ertiga melaju dari arah Sungailiat menuju ke Pangkalpinang.
Sedangkan kendaraan dum truk dari arah sebaliknya, namun saat berada di depan Kantor Dinas Pertanian Pangkalpinang terjadi tabrakan antar kedua kendaraan.
"Berlawanan arah kedua kendaraan itu, satu dari arah Sungailiat ke Pangkalpinang (Ertiga) dan satu dari arah Pangkalpinang ke Sungailiat," ujarnya.
Selain itu, kata Indra dalam kendaraan masing-masing hanya terdapat satu orang atau sopir saja, untuk sopir kendaraan Ertiga dilarikan ke rumah sakit dan sopir dum truk tidak terjadi apa-apa.
"Dalam Ertiga ada satu orang ibu-ibu lagi hamil, tadi sempat minta tolong saya ambilkan handponenya mungkin mau telepon keluarga atau suaminya, apalagi tadi kondisinya lagi hamil dan lecet bagian kaki langsung dibawa ke rumah sakit," kata Indra.
"Sopir dum truk tidak apa-apa tadi, tapi kedua kendaraan alami rusak parah dan paling parah terjadi di kendaraan Ertiga karena dia menghantam dum truk karena kalau lihat dari erbexnya pecah itu ngebut," jelasnya.
Bahkan ditambahkan Indra, apabila tidak ada kendaraan dum truk yang ditabrak kendaraan Ertiga, maka akan menghantam para pedagang yang sedang berjualan dipinggir jalan.
"Kalau dia tidak numbur dum truk, mungkin habis pedagang sepanjang ini ditumbur karena posisinya dia ngebut dan langsung hantam ke kanan," terang Indra.
Sementara dari pihak Kepolisian pun telah melakukan olah TKP, termasuk membawa kendaraan Ertiga ke Mapolresta Pangkalpinang serta meminta keterangan saksi-saksi pasca kejadian.
Sedangkan, Kasat Lantas Polresta Pangkalpinang, masih dalam upaya konfimasj terkait kronologis kejadian secara rinci antara kendaraan Ertiga dengan dum truk.
Diberitakan sebelumnya, Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Selindung, Kota Pangkalpinang, Senin (3/3/2025). Insiden ini melibatkan sebuah minibus berwarna putih dan sebuah truk yang datang dari arah berlawanan. Akibat kejadian tersebut, kemacetan terjadi di sekitar lokasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/Kondisi-Ertiga-yang-ditabrak-dump-truk.jpg)