Sabtu, 11 April 2026

Sosok Putri Karlina Wabup Garut Tegur Ormas yang Bubarkan Warung saat Puasa: Cara Mainnya Ga Begini

Adapun ormas yang diamuk Putri Karlina yaitu Aliansi Umat Islam di Garut. Ormas tersebut menggeledah sebuah warung makan yang masih tetap buka saat...

Penulis: Fitri Wahyuni | Editor: M Zulkodri
Kolase TribunJateng.com // Instagram @wakilbupatigarut
SOSOK PUTRI KARLINA -- Wakil Bupati Garut Putri Karlina menemui ormas dan Satpol PP terkait video viral yang memperlihatkan aksi sekelompok Aliansi Umat Islam yang membubarkan secara kasar terhadap warga yang kedapatan makan ditengah puasa. 

BANGKAPOS.COM -- Sosok Wakil Bupati Garut Putri Karlina mendadak menjadi sorotan.

Di media sosial viral video Putri Karlina ngamuk ke organisasi masyarakat (ormas) lantaran membubarkan warung makan yang buka saat puasa Ramadhan.

Tidak ada yang salah dengan hal itu, namun cara ormas tersebut menegur yang orang yang tidak puasa dinilai sangat kasar.

Adapun ormas yang diamuk Putri Karlina yaitu Aliansi Umat Islam di Garut.

Ormas tersebut menggeledah sebuah warung makan yang masih tetap buka saat puasa.

Dalam video yang diunggah akun TikTok @gagal sarjana, seorang pria anggota ormas tampak memarahi pembeli di warung lantaran tidak berpuasa.

Pria anggota ormas tersebut lalu dengan sengaja menumpahkan minuman di depan pembeli.

Aksi tersebut menimbulkan kegaduhan hingga sampai ke Wakil Bupati Garut, Putri Karlina

Wakil Bupati Garut Putri Karlina pun menemui ormas dan Satpol PP terkait video viral tersebut.

Dalam pertemuan ini Putri Karlina menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak tepat dilakukan.

Hal itu dikarenakan akan berdampak pada Kota Garut yang dicap sebagai kota yang tidak ramah.

"Mungkin dilain waktu bisa bicara ke rekan-rekannya.. Karena cara mainnya nggak begini, Satpol PP juga gak begini."

"Terus kalau sekarang viral, terus ke nasional. Garut ini memang ormasnya gini nanti orang yang mau investasi" tutur Putri Karlina dalam unggahan TikTok @tehputri.karlina, Jumat (7/3/2025).

Sementara itu, perwakilan ormas Aliansi Umat Islam yang hadir mengakui kejadian ini di luar dugaan mereka dan menyampaikan permohonan maaf.

"Dalam video yang beredar, kami memohon maaf bahwa hal tersebut di luar dugaan kami, mungkin ini teguran buat saya dan rekan-rekan" ujar perwakilan ormas.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved