Jejak Arab Melayu di Bangka Belitung
Ponpes AL Islam Kemuja Dorong Generasi Muda Lestarikan Aksara Arab Melayu
Waktu itu saya tamat dari tingkat TPA melanjutkan ke Diniyah. Saat Diniyah saya belajar agama, disitu saya mulai belajar arab melayu seperti ...
Penulis: Rifqi Nugroho | Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Meski memiliki sejarah panjang dalam syiar agama Islam di wilayah Bangka Belitung, sebagian besar generasi muda tidak lagi mempunyai pengetahuan mengenai aksara Arab Melayu.
Saat ini, pemahaman mengenai huruf arab melayu itu hanya dimiliki oleh para remaja yang menempuh pendidikan di sekolah keagamaan Pondok Pesantren tertentu.
Hal itu terjadi karena memang pembelajaran dalam sekolah keagamaan seperti Pondok Pesantren (Ponpes) AL Islam Desa Kemuja, Kabuapten Bangka terus mempertahankan pengajaran mengenai aksara arab melayu.
Salah satu siswi Madrasah Tsanawiyah (MTs) Ponpes AL Islam Kemuja, Nurhalizah menjadi bagian kecil dari para generasi muda yang terus mempelajari penggunaan huruf arab melayu.
Nurhalizah mengisahkan, dirinya sudah mulai belajar aksara tersebut saat masuk ke jenjang pendidikan setara dengan Sekolah Dasar (SD).
"Waktu itu saya tamat dari tingkat TPA melanjutkan ke Diniyah. Saat Diniyah saya belajar agama, disitu saya mulai belajar arab melayu seperti menulis, kemudian lanjut di MTs," katanya.
Dikatakan Nurhalizah, secara pribadi dirinya berharap agar penggunaan aksara arab melayu bisa terus berkembang meski di tengah zaman modern seperti sekarang.
"Saya harap semua orang bisa membaca dan menulis arab melayu. Walaupun era sekarang sudah semakin modern, tapi arab melayu harus dilestarikan," tuturnya.
Hal senada disampaikan Nurul, santri Ponpes AL Islam Kemuja lainnya, yang turut berharap agar arab melayu terus dilestarikan pada zaman modern ini.
"Mungkin akan terus berkembang, soalnya kan di pondok-pondok itu biasanya didominankan arab melayu," ucapnya. (Bangkapos.com/Rifqi Nugroho)
| Kantor Bahasa Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Upayakan Revitalisasi Aksara Arab Melayu |
|
|---|
| Jadi Mata Kuliah di Kampus, Mahasiswa IAIN SAS Babel Antusias Belajar soal Aksara Arab Melayu |
|
|---|
| Menyelisik Pembelajaran Arab Melayu di Bangka Belitung, IAIN SAS Babel Jadikan Mata Kuliah Khusus |
|
|---|
| Lewat Aplikasi Albantani, Alhizroh Harap Mampu Bantu Lestarikan Pembelajaran Arab Melayu Pada Anak |
|
|---|
| Aplikasi Albantani Permudah Guru Madrasah di Bangka Belitung Tulis Aksara Arab Melayu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20250321-SANTRI-Para-santri-Ponpes-AL-Islam-Kemuja-Bangka-saat-berbincang-1.jpg)