Kamis, 7 Mei 2026

Berita Bangka Barat

Jembatan Jalan Raya Bakit Parittiga Bangka Barat yang Hubungkan 4 Desa Putus Diterjang Arus Air

Jembatan Jalan Raya Bakit, Kecamatan Parittiga yang menghubungkan empat desa di sekitarnya putus akibat diterjang arus air deras

Tayang:
Penulis: Dedy Qurniawan CC | Editor: Dedy Qurniawan
Bangkapos.com/Riki Pratama
JALAN PUTUS -- Jalan Raya Bakit, Kecamatan Parittiga putus, akibat hujan lebat, serta tingginya debit air, pada Sabtu (22/3/2025) malam. Jalan tersebut, menghubungkan Desa Bakit, Semulut, Kapit dan Telak menuju ke arah pusat Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat. 

BANGKAPOS.COM,BANGKA-- Jembatan Jalan Raya Bakit, Kecamatan Parittiga yang menghubungkan empat desa di sekitarnya putus akibat diterjang arus air deras, Sabtu (22/3/2025) malam kemarin.

Aliran air deras terjadi akibat hujat lebat.

Jalan yang putus ini menghubungkan Desa Bakit, Semulut, Kapit dan Telak menuju ke arah pusat Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat.

Pantauan Bangkapos.com, jalan raya terlihat putus total.

Tampak air deras mengalir melintas di bawah jembatan yang ambrol.

Untuk menyambungkan jalan, tampak telah dipasang kayu dan papan sebagai akses sementara warga pejalan kaki dan kendaraan roda dua.

"Kami berada di titik jalan putus, jalan raya Bakit, yang berada di Desa Bukit Telak, jalan putus akibat curah hujan yang deras, mengakibatkan banjir," kata Camat Parittiga, Adhian Zulhajjany, kepada Bangkapos.com, Minggu (23/3/2025) ditemui di lokasi.

Adhian menambahkan, aliran sungai yang berada di sisi kiri dan kanan jalan diketahui selama ini memang menampung luapan banjir yang sering terjadi di Parittiga.

Namun, saat hujan lebat pada Sabtu kemarin, debit air meninggi dan alirannya kian deras dan mengikis pondasi jembatan.

"Akibat hujan deras kemarin, jadi aliran sungai mengikis pondasi tidak kuat menompang air  sehingga tergerus tanah dan jembatan roboh," jelasnya.

Ia menjelaskan, jalan yang putus ini menghubungkan sejumlah desa, seperti Desa Telak, Semulut, Kapit, dan Bakit, menuju ke pusat Kecamatan Parittiga.

"Jadi jalan ini, merupakan akses utama dari desa tersebut menuju Parittiga, sebagai aktivitas perekonomian masyarakat, melalui jalan sini. Jadi masyarakat merasa terganggu dengan adanya bencana ini,"lanjutnya.

Sejauh ini, kata Adhian, pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemkab Babar dan Pemdes setempat.

"Kita membuat jalan darurat minimal dapat dilalui motor, dan kita sudah menghubungi pemerintah provinsi. Karena jalan ini punya provinsi, untuk membangun jalan darurat," lanjutnya.

Selain itu, Adhian menambahkan, pihak Dinas PUPR Provinsi Babel juga telah melakukan survei untuk merencanakan perbaikan jembatan.

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved