Rabu, 29 April 2026

Berita Bangka Tengah

Algafry Rahmah Ancam Pecat Honorer di Bangka Tengah Jarang Masuk Kerja Tapi Gaji Tetap Terima

Bupati Bateng Algafry Rahman ancam akan berhentikan honorer yang tidak masuk kerja tanpa alasan yang jelas apalagi banyak laporan masuk honorer bolos

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Sepri Sumartono | Editor: Hendra
Bangkapos.com/Sepri Sumartono
Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman, ketika sedang menghadiri festival ekonomi kreatif Ngabubuart, Senin (10/3/2025). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Bupati Bateng Algafry Rahman mengancam akan memberhentikan pegawai honorer yang sering tidak masuk kerja tanpa ada pemberitahuan.

Aapalagi honorer tersebut tidak masuk kerja karena pergi keluyuran.

"Tenaga honorer ini, saya kaget, dapat laporan, kalau tidak mau bekerja ya berhentikan saja, itu harus dilakukan, panggil sekwannya," katanya, Selasa (25/3/2025).

Tidak hanya di Sekretariat DPRD, Algafry Rahman menegaskan ultimatum tersebut juga berlaku terhadap pegawai honorer yang bekerja di Sekretariat Daerah.

Penegasan pemberhentian dan pemutusan kontrak terhadap pegawai honorer tersebut dilakukan Algafry Rahman tanpa pandang bulu siapa pun orangnya.

"Kalau tidak pernah masuk, berhentikan saja. Pak ini kawan bapak, tidak ada kawan-kawan, kalau die dak masuk kerja berhentikan saja," katanya.

Ketegasan itu juga disampaikan kepada kepala perangkat daerah agar jangan menutup-nutupi keburukan pegawai yang menjadi bawahannya.

"Kalau kalian banyak pertimbangan, (berarti) kalian lah yang menutup-nutupi selama ini, nutup kejelekan orang itu sama lah kalian dosanya," kata Algafry Rahman tegas.

Berdasarkan temuan tersebut, Algafry Rahman meminta kepala perangkat daerah agar selanjutnya mencari orang-orang yang memang mau bekerja.

Penegasan pemberhentian pegawai tersebut berkali-kali disebut oleh Algafry Rahman saat rapat koordinasi dengan Perangkat Daerah Bateng, Selasa (25/3/2025).

"Yang saya tahunya di dua tempat ini, di Setda dan Sekwan, itu banyak (honorer) yang kerjanya sekaput, tapi gaji setiap bulan tetap, karena ditransfer," jelasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Bangka Tengah, Batianus mengatakan ada 62 pegawai, termasuk ASN, P3K, dan honorer yang bekerja di DPRD Bateng.

"Saya dapat info, bahwa banyak sekali pegawai yang tidak aktif, tidak masuk kerja, tentu kami berharap Plt. Sekwan bisa membuat teguran tertulis," katanya.

Batianus menegaskan, jika memang tidak bisa dengan teguran, maka pihaknya siap mengeluarkan atau memberhentikan pegawai yang bersangkutan.

"Kedisiplin pegawai ini penting," tegasnya.


(Bangkapos.com/Sepri Sumartono)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved