Keren, Peminat SNBT UBB Alami Lonjakan
Secara keseluruhan, semua program studi di UBB mengalami peningkatan peminat
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pendaftaran Seleksi Nasional Berbasis Tes ( SNBT ) Perguruan Tinggi Negeri resmi ditutup pada 27 Maret 2025.
Seleksi jalur kedua dari 3 rangkaian penerimaan mahasiswa baru di kampus negeri ini adalah lanjutan dari Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) atau jalur undangan.
Di UBB, terjadi lonjakan lebih kurang 20 persen dari tahun sebelumnya.
Pada tahun ini, UBB menyediakan kursi 1.220 untuk jalur SNBT atau sekitar 40 persen dari total mahasiswa baru yang akan diterima.
Adapun peminat UBB sebanyak 4.335 dengan tingkat keketatan rata-rata 1:4. Jumlah peminat ini meningkat 20 persen dari tahun sebelumnya yang berada di angka 3.633.
Tingkat keketatan tertinggi dipegang oleh Program Studi Kedokteran, yakni 1:22, disusul Program Studi Keperawatan 1:16, dan Teknik Pertambangan 1:9.
Secara keseluruhan, semua program studi di UBB mengalami peningkatan peminat, menunjukkan semakin luasnya persepsi positif masyarakat.
Peningkatan jumlah peminat juga akan bertautan dengan meningkatnya angka keketatan penerimaan dan pada akhirnya akan meningkatkan kualitas input mahasiswa.
UBB memang masih relatif terbatas dalam daya tampung, namun target meningkatkan keketatan akan menjadi salah satu prioritas di tahun-tahun mendatang. Tahun lalu peminat UBB mencapai lebih kurang 11.000 untuk 3 jalur penerimaan.
Tahun ini jumlah peminat ditargetkan lebih kurang 12.000 untuk 3 jalur penerimaan. Pada jalur SNBP lalu, kenaikan terjadi lebih kurang sekitar 12 persen. Masih ada jalur mandiri setelah SNBT yang diharapkan juga mengalami peningkatan.
Ibrahim, Rektor UBB menyatakan optimismenya untuk semakin meningkatkan jumlah peminat dengan harapan kualitas input juga semakin kompetitif. Meski demikian, ia juga menegaskan kesungguhannya untuk terus meningkatkan jumlah daya tampung dengan beragam cara.
Selain terus menambah daya tampung tiap program studi, tambahan program studi baru dan kelas RPL (Rekognisi Pembelajaran Lampau) juga akan terus dikebut.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Nanang Wahyudin mengatakan peningkatan peminat memang didorong bersama-sama melibatkan program studi, tim humas dan tim kreatif universitas untuk memastikan setiap informasi tentang kampus sampai ke para siswa dan orangtua.
“Kami mengoptimalisasi media sosial untuk sosialisasi, di samping juga menerima para orangtua, guru, dan siswa untuk secara langsung berkunjung ke universitas. Alhamdulillah, setiap tahun jumlah siswa dan guru yang berkunjung bisa mencapai ribuan,” ujar Nanang Wahyudin.
SNBT akan digelar dalam bentuk UBTK mulai 23 April dengan 2 lokasi pilihan, yakni di Balunijuk dan Tanjungpandan.
Sebagai Panitia yang mendapatkan mandat dari panitia pusat untuk menjadi tuan rumah SNBT tingkat nasional, UBB bisa menjadi lokasi tes meskipun pilihannya bukan di UBB. Hal yang sama, mahasiswa dari provinsi lain bisa memilih UBB dengan tes di provinsi masing-masing. (*/E4)
| Akademisi UI dan YLBHI Soroti KUHP dan KUHAP Baru, Pilar Demokrasi dan HAM Terancam |
|
|---|
| Beredar Ajakan Demo Besok, Presma UBB Imbau Mahasiswa dan Masyarakat Tak Mudah Terprovokasi |
|
|---|
| Sosiolog UBB Nilai Penurunan Penggunaan Kembang Api Gejala Sosial Penting |
|
|---|
| Aspek Etnobiologi si Cikar dan Lagaknya Kain Cual Maslina |
|
|---|
| Dosen UIM Diduga Ludahi Kasir Swalayan di Makassar, Kampus Siapkan Sanksi, Kasus Berlanjut ke Polisi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20250330-UTBK-SNBT-2024.jpg)