Sabtu, 25 April 2026

Kumpulan Doa Halal Bihalal Singkat dan Menyentuh Pasca Lebaran Idul Fitri 2025

Banyak masyarakat yang mengadakan acara ini sebagai momen untuk bersilaturahmi dan saling bermaafan, terutama bersama keluarga besar

Penulis: Agis Priyani | Editor: Evan Saputra
Tribunnewswiki
HALAL BIHALAL -- Ilustrasi salaman. Halal bihalal adalah tradisi unik di Indonesia, khususnya setelah Idul Fitri, di mana umat muslim saling bermaaf-maafan dan mempererat silaturahmi, dengan tujuan untuk menyambung kembali hubungan yang mungkin terputus. 

BANGKAPOS.COM - Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran memiliki tradisi yang erat dengan Halal Bihalal.

Banyak masyarakat yang mengadakan acara ini sebagai momen untuk bersilaturahmi dan saling bermaafan, terutama bersama keluarga besar.

Dalam acara silaturahmi yang digelar secara resmi, biasanya terdapat doa halal bihalal yang dibacakan sebagai bagian dari rangkaian kegiatan tersebut.

Salah satu tradisi di Bulan Syawal masyarakat muslim di tanah air adalah halal bihalal, saling bermafaan dan bersilaturahmi. 

Bahkan tidak sedikit organisasi baik pemerintahan maupun swasta mengadakan halal bihalal secara formal. 

Halal bihalal mengajarkan kemenangan sejati setelah Ramadan bukan hanya tentang menahan diri, tetapi tentang kemampuan mengalahkan ego, meminta maaf, dan memaafkan.

Doa Halal Bihalal Singkat dalam Acara Silaturahmi Idul Fitri

Doa Halal Bihalal #1

Berikut ini adalah salah satu doa halal bihalal singkat yang dikutip dari laman resmi NU Online.

جَعَلَنَا اللَّهُ مِنَ الْعَائِدِيْنَ وَالْفَائِزِيْنَ

 
Ja'alanallāhu minal-'āidīn wal-fāizīn.

Artinya: "Semoga kita menjadi orang yang kembali fitri dan terjamin, serta masuk dalam golongan orang-orang muttaqin."

Doa Halal Bihalal #2

Kemudian dalam buku Doa-Doa Dalam Acara Resmi, Keagamaan dan Kemasyarakatan, Ali Chasan Umar memberikan contoh doa yang bisa dibaca dalam acara halal bihalal. Berikut ini bacaan selengkapnya!

اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلَّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ سَيِّدِ الْأَوَّلِينَ وَالْآخِرِينَ وَسَلَّمْ وَرَضِيَ اللَّهُ تَبَارَكَ وَتَعَالَى عَنْ سَادَاتِنَا وَعَنْ أَصْحَابِ رَسُوْلِ اللَّهِ أَجْمَعِينَ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ . اللَّهُمَّ تَقَبَّلْ مِنَّا صَلَاتَنَا وَصِيَامَنَا وَقِيَامَنَا وَقِرَاءَتَنَا وَزَكَاتَنَا وَصَدَقَاتِنَا بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ . اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا وَكَفِّرْعَنَّا سَيِّئَاتِنَا وَخَطَايَانَا أَنْتَ وَلِيُّنَا فَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا وَأَنْتَ خَيْرُ الْغَافِرِينَ. وَاجْعَلْنَا يَا اللَّهُ مِنَ الْعَائِدِينَ وَالْفَائِزِينَ وَالْمَقْبُوْلِينَ وَالْمَغْفُورِينَ وَادْخِلْنَا فِي زُمْرَةِ عِبَادِكَ الصَّالِحِينَ، رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ وَتُبْ عَلَيْنَا إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

Allāhumma ṣalli wa sallim 'alā sayyidinā Muḥammad, sayyidil-awwalīna wal-ākhirīn wa sallim, wa raḍiyallāhu tabāraka wa ta'ālā 'an sādatinā wa 'an aṣḥābir-Rasūlillāhi ajma'īn. Wal-ḥamdu lillāhi rabbil-'ālamīn. Allāhumma taqabbal minnā ṣalātanā wa ṣiyāmanā wa qiyāmanā wa qirā'atanā wa zakātanā wa ṣadaqātanā, biraḥmatika yā arḥamar-rāḥimīn. Allāhumma ighfir lanā dhunūbanā wa kaffir 'annā sayyi'ātinā wa khaṭāyānā, anta waliyyunā faghfir lanā warḥamnā wa anta khayrul-ghāfirīn. Waj'alnā yā Allāhu minal-'āidīn wal-fāizīn wal-maqbūlīn wal-maghfūrīn, wa adkhilnā fī zumrati 'ibādikaṣ-ṣāliḥīn. Rabbana taqabbal minnā innaka antas-samī'ul-'alīm, wa tub 'alainā innaka antat-tawwābur-raḥīm. Wal-ḥamdu lillāhi rabbil-'ālamīn.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved