Berita Bangka Tengah
Dinperkimhub Bateng Tahun Ini Akan Bangun 70 Rumah Layak Huni Nuansa Seni, Bisa Jadi Objek Wisata
Dinperkimhub Bangka Tengah Tahun Ini Akan Bangun 70 Rumah Layak Huni dengan Nuansa Seni
Penulis: Evan Saputra CC | Editor: Evan Saputra
BANGKAPOS.COM,BANGKA - Dinperkimhub Bangka Tengah Tahun Ini Akan Bangun 70 Rumah Layak Huni dengan Nuansa Seni, Fani: Bisa Jadi Objek Wisata
Pemerintah Bangka Tengah melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Dinperkimhub) pada tahun 2025 ini akan membangun 70 unit rumah layak huni.
Program yang ini terdiri dari 60 unit rumah baru dan 10 unit perbaikan rumah yang rusak ini akan dibangun di di Desa Kurau dan Kurau Barat, Kecamatan Koba, Bangka Tengah.
Kepala Dinperkimhub Bangka Tengah, Fani Hendra Saputra mengungkapkan pembangunan rumah layak huni ini merupakan kelanjutan dari proyek sebelumnya yang telah berhasil membangun 119 unit rumah di Kurau Barat, Kecamatan Koba.
Baca juga: Kecelakaan di Tikungan Penyak-Terentang Koba, Lima Korban Dilarikan ke Rumah Sakit
Ia mengatakan pembangunan rumah layak huni ini akan mengusung konsep seni yang identik dengan kehidupan masyarakat pesisir.
"Untuk tahun 2025 ini, kita akan melanjutkan pembangunan 70 unit rumah. Pembangunan rumah ini konsepnya akan mengedepankan seni, karena kehidupan masyarakat di pinggiran sungai itu identik dengan kayu, jadi kita buat rumah kayu yang mengedepankan kesenian, sehingga harapan kita apabila jadi objek wisata ada 2 kamar, maka 1 kamarnya bisa jadi homestay, pengunjung bisa menginap," ungkap Fani, Jumat (11/4/2025).
Ia menjelaskan, dana pembangunan rumah ini berasal dari kolaborasi antara APBN, APBD, dan dana CSR. Pemerintah pusat mengalokasikan sekitar Rp50 juta untuk setiap unit rumah, termasuk prasarana, sarana, dan utilitas (PSU).
"Kalau dari pusat untuk 1 unit rumah sekitar Rp50 jutaan ditambah PSU, yang mana Bupati Bangka Tengah tidak mengizinkan masyarakat untuk memberikan atau megeluarkan dana dalam membangun rumah, senilai 70 juta ini. Karena, sebetulnya di pusat itu Rp19 juta dibebankan ke masyarakat," terangnya.
Selain itu, Fani juga menyampaikan bahwa pihaknya tengah membahas relokasi dan penataan kawasan kumuh di Batu Belubang dan Sungaiselan. Rencananya, Batu Belubang akan direlokasi sementara Sungaiselan akan ditata ulang
"Bangka Tengah sudah masuk prioritas di pusat, sehingga kita harus betul-betul menjaga program ini, agar bisa tepat sasaran dan diterima oleh masyarakat dan bermanfaat bagi masyarakat," ucapnya.
Bangkapos.com/Sela Agustika
| Ketua DPRD Bangka Tengah Harap Pabrik Kelapa Sawit Beli TBS Sesuai Harga Pemerintah Provinsi |
|
|---|
| Masa Tugas Berakhir, 36 Paskibraka Bangka Tengah 2025 Didorong Tetap Jadi Pribadi Bertanggungjawab |
|
|---|
| Harga TBS Sawit di Bateng Naik ke Rp2.500 per Kg, Pemkab Terus Lakukan Pengawasan |
|
|---|
| Pemkab Bateng Awasi Ketat Harga TBS Sawit, PKS Diminta Patuhi Permentan |
|
|---|
| Peringati Hari Lahir Pancasila, Algafry Ajak Warga Bateng Jaga Persatuan dalam Keberagaman |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20250411-rumah-layak-huni.jpg)