Senin, 11 Mei 2026

Sosok dan Kronologi Aipda AD Rudapaksa Mertuanya Sendiri, Nyonya AS Dibopong ke Kamar

Aipda AD adalah anggota Kepolisian Resor (Polres) Buton Utara, Sulawesi Tenggara, kini ia di PTDH atas prilaku bejatnya.

Tayang:
Ilustrasi Grafis/Tribun-Video.com
MENANTU RUDAPAKSA MERTUA - Ilustrasi Polisi. Aipda AD adalah anggota Kepolisian Resor (Polres) Buton Utara, Sulawesi Tenggara, kini ia di PTDH atas prilaku bejatnya. 

BANGKAPOS.COM-- Tak lazim, seorang menantu tega memuaskan hasratnya kepada mertuanya sendiri.

Aipda AD tergoda dengan kemolekan tubuh mertuanya, nyonya AS.

Hal itu lantas membuat dia melancarkan aksi bejatnya untuk memuaskan nafsunya.

Secara sadar, Aipda AD merudapaksa mertuanya sendiri di kamar.

Diketahui, Aipda AD adalah anggota Kepolisian Resor (Polres) Buton Utara, Sulawesi Tenggara.

Kini Aipda AD telah dipecat atau diberhentikan secara tidak hormat (PTDH) atas prilaku bejatnya.

Lantas, bagaimana kronologinya?

Dalam penyelidikan, Aipda AD diduga merudapaksa mertuanya sendiri, berinisial Nyonya AS.

Peristiwa ini terjadi pada 16 Januari 2025.

Menurut informasi, saat itu korban Ny AS sedang memasak di dapur rumahnya. 

Aipda AD lalu memanggil ibu mertua itu yang sedang sibuk di dapur untuk datang ke kamar dengan dalih ingin berbicara. 

Namun, korban menolak permintaan sang menantu.

Alih-alih menunggu, Aipda AD justru menghampiri AS dari arah belakang, memeluk paksa dan kemudian membopongnya ke kamar.

Hingga dugaan tindakan rudapaksa terjadi.

Kapolres Buton Utara, AKBP Totok Budi, menyampaikan bahwa seluruh proses hukum internal telah ditempuh hingga diputuskan untuk memecat AD dari institusi kepolisian.

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved