Tribunners
Kecerdasan Buatan dan Banalitas Media Sosial
Banalitas media sosial, yang makin didorong oleh algoritma, berkontribusi pada penurunan kualitas komunikasi publik.
Seperti yang diungkapkan oleh Neil Postman dalam Amusing Ourselves to Death (1985), media yang memprioritaskan hiburan di atas informasi akan menyebabkan kita lebih tertarik pada sensasi daripada pengetahuan yang substansial. Jika kita ingin memperbaiki keadaan ini, kita perlu mulai berpikir lebih kritis dalam memilih informasi yang kita konsumsi dan membagikan.
Algoritma dapat disesuaikan untuk memperbaiki kualitas informasi yang disebarkan, tetapi hal yang lebih penting adalah bagaimana kita sebagai pengguna memilih untuk berinteraksi dengan media sosial. Hanya dengan kesadaran ini, kita dapat mengurangi banalitas yang makin mendalam dan mulai menciptakan ruang digital yang lebih bermakna. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20230815_Arief-Azizy-Penggiat-Jaringan-GusDurian-Kediri.jpg)