Rabu, 20 Mei 2026

Berita Bangka Tengah

Ketersediaan Hewan Kurban di Bangka Tengah Surplus, Ini Tips Memilihnya dari Dinas Pertanian

Berikut tips Dinas Pertanian Bangka Tengah kepada masyarakat dalam memilih hewan kurban di tahun 2025

Tayang:
Penulis: Sepri Sumartono | Editor: Ardhina Trisila Sakti
Bangkapos.com/Sepri Sumartono
Acara Pengarahan dan Pelepasan Tim Pemeriksa Hewan Kurban di Kabupaten Bangka Tengah, Rabu (21/5/2025). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kepala Dinas Pertanian Bangka Tengah, Dian Akabarini mengatakan tim pemeriksa hewan kurban sudah mulai melaksanakan tugas.

Petugas pemeriksa hewan kurban akan melakukan pengecekkan fisik, kesehatan dan kelayakan terhadap hewan kurban yang ada di Kabupaten Bangka Tengah.

"Pada saat Idul Adha kami semua turun lagi, untuk melihat setelah dipotong apakah ada penyakit atau cacingnya. Semua diperiksa, lapak-lapak juga," katanya, Rabu (21/5/2025).

Sejauh ini, Dinas Pertanian Bangka Tengah belum mendapatkan laporan tentang ditemukannya penyakit hewan, terkhusus hewan kurban di Bangka Tengah.

"Mudah-mudahan tidak ada, karena kita sudah vaksin dan sosialisasi, jadi petugas kita beberapa waktu lalu selalu vaksin, dan Bangka Tengah paling aktif vaksin sapi," katanya.

Ketersediaan sapi kurban 736 ekor dan kambing kurban 1132 ekor yang sudah mencukupi kebutuhan di Kabupaten Bangka Tengah, bahkan surplus.

Berikut tips Dinas Pertanian Bangka Tengah kepada masyarakat dalam memilih hewan kurban di tahun 2025.

Pertama kelayakan syariah, untuk hewan kurban sapi dapat dilihat dari giginya terlebih dahulu apakah masih utuh atau tidak.

Jika gigi sapi tersebut masih utuh berarti usianya di bawah 2 tahun, lalu kalau kambing tidak masalah karena kelayakannya 6 bulan ke atas.

"Sapi yang banyak masalah, karena bisa jadi sapi Bali, sapi Madura itu umur 2 tahun dibandingkan dengan sapi lain besarnya sama umur berbeda," jelasnya.

Sehingga, menurut Dian Akabarini sebaiknya hewan yang akan dikurbankan diperiksa terlebih dahulu oleh tim pemeriksa dari pemerintahan.

"Kami menemukan tahun lalu, ada oknum yang menjual hewan yang umurnya belum cukup untuk dijadikan hewan kurban," katanya.

(Bangkapos.com/Sepri Sumartono)

Sumber: bangkapos
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved