Kamis, 30 April 2026

Megawati Singgung soal Ijazah Palsu, Jokowi: Ini Sudah Keterlaluan

Jokowi mau tidak mau harus melanjutkan proses hukum terhadap sejumlah pihak yang dianggap sudah mencemarkan nama baiknya.

Tayang:
Editor: fitriadi
Tribunnews/Jeprima
JOKOWI KE BARESKRIM - Mantan Presiden RI Joko Widodo seusai memberikan klarifikasi terkait dugaan penggunakan ijazah palsu kepada pihak penyidik di Gedung Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Selasa (20/5/2025). Polemik ijazah Jokowi ini berujung saling lapor ke kepolisian. 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) habis kesabaran menghadapi tudingan menggunakan ijazah palsu.

Jokowi mau tidak mau harus melanjutkan proses hukum terhadap sejumlah pihak yang dianggap sudah mencemarkan nama baiknya.

Jokowi sebenarnya mengaku sedih polemik ini berujung ke pengadilan.

"Saya itu sebetulnya ya, sebetulnya sedih. Kalau proses hukum mengenai ijazah ini maju lagi ke tahapan berikutnya," kata Jokowi kepada wartawan usai diperiksa di Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa (20/5/2025).

Jokowi ditanya wartawan terkait komentar Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri yang ikut menyoroti kasus ijazah meski enggan menyebut nama Jokowi saat itu.

Meski sedih, mantan Walikota Solo tersebut mau tidak mau harus melanjutkan proses hukum pada kasus dugaan ijazah palsu ini hingga ke pengadilan.

"Saya kasihan, tapi ya ini kan sudah keterlaluan. Jadi, ya kita tunggu proses hukum selanjutnya. Ya saya rasa itu saja," ungkapnya.

"Ya ini kan supaya semuanya jelas dan gamblang. Lembaga yang paling kompeten untuk di mana saya menunjukkan ijazah saya itu ya di pengadilan nanti," sambungnya.

Untuk informasi sebelumnya, Megawati yang juga Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), menyentil persoalan ijazah palsu yang belakangan ramai menjadi sorotan.

Hal itu dikatakan Megawati dalam acara peluncuran buku Bambang Kesowo bersama BRIN pada Rabu (14/5/2025).

Namun, Megawati enggan menyebut nama Jokowi. Menurutnya, jika memang ijazah ada, persoalan tak perlu diperpanjang.

Bagi Megawati, akan lebih baik jika ijazah tersebut ditunjukan kepada publik.

"Yo orang banyak toh sekarang gonjang-ganjing urusan ijazah bener opo enggak. Lah kok susah amat ya, kan kalau ada ijazah yaudah kasih aja 'Ini ijazah saya' gitu loh," ujar Megawati.

Diketahui, saat ini dugaan ijazah palsu milik Jokowi sedang ramai diperbincangkan di media sosial.

Bahkan, kedua pihak melapor ke kepolisian.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved