Rabu, 6 Mei 2026

Berita Viral

Viral Kepsek Joget Saat Sekolah Banjir, Kini Dinonaktifkan oleh Dinas Pendidikan

Viral aksi joget yang dilakukan oleh kepala sekolah SD Negeri 050417 Tiga Jumpa, Kecamatan Barusjahe, Kabupaten Karo saat sekolahnya dilanda banjir.

Tayang:
Penulis: Widodo | Editor: Dedy Qurniawan
TikTok/Surbakti Bre Ginsu
KEPSEK JOGET - Viral aksi joget yang dilakukan oleh kepala sekolah SD Negeri 050417 Tiga Jumpa, Kecamatan Barusjahe, Kabupaten Karo saat sekolahnya dilanda banjir. Akibatnya, Kepsek bernama Tanti Nilawati dinonaktifkan oleh Dinas Pendidikan Karo, Sumatera Utara. 

BANGKAPOS.COM -- Viral aksi joget yang dilakukan oleh kepala sekolah SD Negeri 050417 Tiga Jumpa, Kecamatan Barusjahe, Kabupaten Karo saat sekolahnya dilanda banjir.

Akibatnya, Kepsek bernama Tanti Nilawati dinonaktifkan oleh Dinas Pendidikan Karo, Sumatera Utara.

Dalam video yang viral memperlihatkan empat perempuan berseragam aparatur sipil negara (ASN) tengah berjoget di tengah genangan air di lingkungan sekolah di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, menjadi perbincangan di media sosial.

Rekaman tersebut diambil di SD Negeri 050417 Tiga Jumpa, Kecamatan Barusjahe, Kabupaten Karo, pada bulan April lalu.

Namun, kebijakan tersebut memicu kritik dari para orang tua murid yang menilai bahwa keputusan tersebut terlalu berat.

Respons serupa juga datang dari pihak Komite Sekolah, Thomas J Tarigan, yang mengaku mengetahui kabar itu justru dari para siswa dan disampaikan oleh orang tua mereka.

"Kami tahu dari anak-anak kami kalau kepala sekolah dinonaktifkan karena video TikTok itu. Itu lah yang kami tahu dari orang tua," kata Thomas, Senin (19/5/2025), dikutip dari Tribunnews.

Thomas menilai keputusan Disdik Karo disayangkan karena sejumlah alasan.

Ia menyebutkan Tanti memiliki hubungan baik dengan orang tua murid, bahkan dianggap sudah seperti keluarga.

Oleh karena itu, para orang tua meminta klarifikasi dari Disdik Karo atas kebijakan yang dinilai diambil secara sepihak.

"Kami berharap supaya ibu itu (Tanti-red) diaktifkan kembali. Karena banyak perubahan baik selama ibu itu menjadi kepala sekolah di sini," ujarnya.

Disdik Kabupaten Karo memberikan klarifikasi terkait informasi yang menyebar di masyarakat, yang menyebutkan Tanti dicopot dari jabatannya tanpa proses yang jelas.

Kepala Disdik Kabupaten Karo, Anderiasta Tarigan, membantah hal tersebut.

Ia menyatakan tindakan terhadap Tanti Nilawati telah melalui tahapan sesuai prosedur, menyusul viralnya video yang menjadi pemicu perhatian publik.

"Bukan dicopot, tapi dinonaktifkan. Tindakan yang kita berikan juga sudah melalui beberapa proses yang langsung kita sampaikan kepada yang bersangkutan," tukas Anderiasta, Selasa (20/5/2025).

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved