Berita Bangka Selatan
2.288 Masyarakat Bangka Selatan Telah Manfaatkan Program PKG
Capaian ini diklaim merupakan awal yang bagus setelah tiga bulan program PKG berlangsung
Penulis: Cepi Marlianto | Editor: Ardhina Trisila Sakti
BANGKAPOS.COM, BANGKA – Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mencatat sebanyak 2.288 orang telah menikmati program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG).
Capaian ini diklaim merupakan awal yang bagus setelah tiga bulan program PKG berlangsung.
Ditargetkan akan lebih banyak masyarakat yang memanfaatkan program pemerintah untuk menjaga kesehatannya.
Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Kabupaten Bangka Selatan, dr Agus Pranawa mengatakan program PKG merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang terus digencarkan di seluruh Indonesia.
Setelah program tersebut berjalan mulai 10 Februari 2025 lalu, terdata sebanyak 2.288 telah memanfaatkan program cek kesehatan gratis. Dengan persentase kehadiran mencapai 77,36 persen atau 1.770 orang.
“Progresnya saat ini memang sudah lumayan bagus,” kata dia kepada Bangkapos.com, Sabtu (24/5/2025).
Agus Pranawa mengakui angka tersebut masih jauh dari total populasi penduduk di Kabupaten Bangka Selatan yang mencapai 216.079 jiwa berdasarkan data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).
Artinya cakupan program kesehatan ini baru dimanfaatkan sekitar 1,05 persen masyarakat. Oleh sebabnya, capaian program pemerintah pusat perlu ditingkatkan agar lebih banyak masyarakat yang ikut berpartisipasi.
Menurutnya program PKG kini tidak lagi terbatas bagi masyarakat yang berulang tahun saja. Saat ini, seluruh warga bisa memanfaatkan layanan tersebut setahun sekali secara gratis di seluruh puskesmas yang ada di Kabupaten Bangka Selatan.
PKG bertujuan untuk mendeteksi dini kondisi kesehatan masyarakat. Melalui program ini, warga bisa mengetahui lebih awal diagnosis atau penyakit yang dialami.
“Pemeriksaan bisa dilakukan mulai dari bayi baru lahir hingga lanjut usia atau lansia,” jelas Agus Pranawa.
Di sisi lain sambung dia, PKG kini tidak hanya terfokus kepada siapa yang ulang tahun. Siapapun dan kapanpun saat ini bisa melaksanakan cek kesehatan gratis. Misalnya, PKG untuk anak usia sekolah yang akan dilakukan di sekolah masing-masing.
Dimulai pada saat penerimaan peserta didik baru pada bulan Juni 2025 mendatang.
Program kedua adalah pengecekan kesehatan bagi masyarakat dengan usia di bawah maupun di atas usia sekolah hingga lanjut usia alias lansia.
Berbagai jenis pemeriksaan akan diberikan sesuai kelompok usia yakni balita, anak sekolah, usia dewasa, ibu hamil dan lansia. Mulai dari skrining kekurangan hormon, penyakit jantung bawaan, pemeriksaan gizi, telinga, mata, hingga tekanan darah.
| Dana Desa Bencah Dipangkas Hampir 75 Persen, Honor Guru TK dan TPA Dihentikan |
|
|---|
| APDESI Bangka Selatan Khawatir Pemangkasan Dana Desa 2026 Berimbas Besar Bagi Masyarakat |
|
|---|
| Rincian Dana Desa 2026 di Kabupaten Bangka Selatan, Desa Tukak Mendapatkan yang Terkecil |
|
|---|
| Pemdes di Bangka Selatan Diminta Lebih Bijak Kelola Dana Desa yang Minim |
|
|---|
| Dana Desa di Kabupaten Bangka Selatan Dipangkas hingga 66,3 Persen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20250524-dr-Agus-Pranawa.jpg)