Haji 2025
Hukum Puasa Arafah, Apakah Harus Dikerjakan Bersamaan Hari Wukuf?
Puasa Arafah dilakukan bagi orang yang tidak sedang berhaji atau tidak menjalankan wukuf di Padang Arafah
Penulis: Agis Priyani | Editor: fitriadi
BANGKAPOS.COM - Puasa Arafah merupakan puasa sunnah yang dilaksanakan pada tanggal 9 Dzulhijjah tahun Hijriyah.
Puasa Arafah dilakukan bagi orang yang tidak sedang berhaji atau tidak menjalankan wukuf di Padang Arafah.
Orang yang berhaji tidak melaksanakan puasa arafah , sebab mereka sedang mengerjakan rukun haji yang cukup berat.
Jika dianalogikan, puasa arafah ini sebagai ganti bagi orang yang belum bisa melaksanakan haji, dengan berharap pahala dan manfaat besar dengan berpuasa pada hari tersebut.
Hal ini sering memunculkan pertanyaan apakah puasa Arafah harus dilaksanakan bersamaan dengan hari wukuf di Arafah? Atau boleh mengikuti penanggalan Hijriyah lokal masing-masing negara, seperti Indonesia? Simak penjelasannya berikut ini.
Penentuan Puasa Arafah
Dilansir dari laman NU Online, puasa Arafah tetap dilaksanakan berdasarkan tanggal 9 Dzulhijjah yang ditetapkan oleh pemerintah atau otoritas keagamaan di masing-masing negara, bukan mengikuti kalender Arab Saudi.
Hal ini diperkuat dalam kitab Hasyiatul Jamal karya Syekh Sulaiman al-Jamal
ويوم عرفة الذي يظهر لهم أنه يوم عرفة سواء التاسع والعاشر لخبر الفطر يوم يفطر الناس والأضحى يوم يضحي الناس رواه الترمذي وصححه وفي رواية للشافعي وعرفة يوم يعرف الناس ومن رأى الهلال وحده أو مع غيره وشهد به فردت شهادته يقف قبلهم لا معهم ويجزيه إذ العبرة في دخول وقت عرفة وخروجه باعتقاده
Artinya: "Hari Arafah adalah hari yang menurut orang-orang tampak sebagai hari Arafah, meski tanggal 9 dan 10 Dzulhijjah, mengingat hadits, 'Berbuka (tidak lagi berpuasa) yaitu hari di mana orang-orang tidak berpuasa dan Idul Adha adalah hari-hari dimana orang menyembelih kurban,' (HR. Tirmidzi)
Syekh Abdurrahman al-Jaziri, dalam al-Fiqhu 'ala al-Madzahib al-Arba'ah, menjelaskan:
إذا ثبتت رؤية الهلال في جهة وجب على أهل الجهة القريبة منها من كل ناحية أن يصوموا بناء على هذا للثبوت والقرب يحصل باتحاد المطلع بأن يكون بينهما أقل من أربعة وعشرين فرسخا تحديدا أما أهل الجهة البعيدة فلا يجب عليهم الصوم بهذه الرؤية لاختلاف المطلع
Artinya: "Jika hilal telah terlihat di suatu daerah, maka wajib bagi penduduk daerah yang dekat dari segala arah untuk berpuasa berdasarkan penetapan itu. Kedekatan ini ditentukan dengan kesamaan tempat terbit bulan (ittihadul mathla'), yaitu jika jaraknya kurang dari dua puluh empat farsakh secara pasti. Adapun penduduk daerah yang jauh, maka mereka tidak wajib berpuasa berdasarkan rukyatul hilal tersebut karena perbedaan tempat terbit bulan," (juz 1, halam 871)
Dalam hal ini, acuan hari Arafah adalah kesepakatan masyarakat berdasarkan penampakan hilal di wilayah masing-masing. Maka, umat Islam Indonesia dapat menjalankan puasa Arafah sesuai kalender hijriyah nasional, meskipun tidak bertepatan dengan pelaksanaan wukuf di Arab Saudi.
Jadwal Puasa Arafah 9 Dzulhijjah
Puasa Arafah dilakukan pada hari ke-9 bulan Dzulhijjah, sehari sebelum Idul Adha. Puasa ini merupakan yang paling utama di antara ketiga jenis puasa.
Idul Adha diperkirakan jatuh pada Jumat (6/6/2025), maka Puasa Arafah diperkirakan ditunaikan pada Kamis (5/6/2025).
| 2 Jemaah Haji Embarkasi Palembang dan Surabaya Sudah Sebulan Hilang, Lepas dari Rombongan |
|
|---|
| Inilah Identitas 3 Jemaah Haji Indonesia yang Hilang di Mekah, Usia Lanjut Ada Riwayat Demensia |
|
|---|
| Alhamdulillah, Seluruh Jemaah Haji Babel Sudah Pulang ke Daerah Masing-masing |
|
|---|
| 368 Jemaah Haji Kloter 7 Asal Babel Dijadwalkan Tiba Sore Ini di Pangkalpinang |
|
|---|
| Jemaah Haji Pangkalpinang Kloter 8 Dijadwalkan Pulang 21 Juni, Keluarga Diminta Doakan Keselamatan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/Tata-Cara-dan-Jadwal-Pelaksanaan-Wukuf-di-Afarah-Simak-Dalil-dan-Hukumnya.jpg)