Rabu, 15 April 2026

Berita Viral

Pegawai BUMN Dilapor Gara-gara Batalkan Pernikahan, Calon Istri Hamil

RF seorang pegawai BUMN di Palembang dilaporkan atas dugaan tindak pidana penipuan karena membatalkan pernikahan secara sepihak.

Editor: fitriadi
SRIPOKU/ANDYKA WIJAYA
PACAR BATALKAN PERNIKAHAN -- KY (36) menunjukkan undangan pernikahannya yang batal dan surat laporan kepolisian, Selasa (27/5/2025). KY melaporkan mantan kekasih yang sudah membatalkan pernikahannya sepihak, KY mengaku kini sedang hamil. 

BANGKAPOS.COM, PALEMBANG - Seorang wanita di Palembang berinisial HY (36) melaporkan calon suaminya, RF (34) ke polisi karena membatalkan pernikahan sepihak.

RF yang merupakan pegawai BUMN dilaporkan atas dugaan tindak pidana penipuan.

HY menuduh RF membatalkan pernikahan secara sepihak. 

HY yang tinggal di Jalan Komp Graha Bukit Raflesia Kota Palembang, mengungkagkan kondisi dirinya saat ini sedang hamil.

Kasus ini bermula ketika HY dan RF mengajak menikah.

"Pada 10 Januari 2025, waktu lalu dia ini (terlapor-red) mengajak saya nikah pak. Dia datang ke rumah saya. Lalu keluarganya dan keluarga saya sudah bertemu di rumah saya habis lebaran kemarin, dan dibatalkan pada 11 April 2025," ungkap HY, Selasa (27/5/2025) pagi, dilansir Tribunsumsel.com. 

Acara resepsi pernikahan direncanakan digelar pada 4 Mei 2025.

Namun, entah kenapa calon mempelai laki-laki dan keluarganya membatalkan rencana pernikahan.

HY mengaku tidak tahu ada penyebab RF dan keluarganya berubah pikiran. 

"Kami tidak tahu alasannya apa dibatalkan oleh Rangga dan pihak keluarganya. Oleh itulah pada 03 Mei 2025, terpaksa saya laporkan peristiwa ini Polrestabes Palembang," ungkap HY.

HY yang tengah berbunga-bunga menunggu hari bahagia, telah melakukan persiapan pernikahan hingga 90 persen.

"Saya sudah banyak membayar pihak vendor-vendor untuk mempersiapkan resepsi pernikahan," kata HY. 

"Mulai tenda, dekor, kebaya jas, make up, caterinG, hena, fotografer, karpet, meja rias , souvenir, sudah di DP semua hingga Rp 12,5 juta," kata HY.

Bahkan, undangan pun sudah disebarkan ke teman, sanak, dan keluarga.

"Namun terpaksa paksa kami konfirmasi ke tamu undangan melalui telepon dan pesan WhatsApp bahwa resepsi pernikahan tersebut dibatalkan," kata HY yang mengaku malu atas kejadian ini.

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved