Kamis, 16 April 2026

SOSOK Baba Vanga Yang Ramalkan Perang Dunia Ketiga: Perang Besar Timur dan Barat

SOSOK Baba Vanga Yang Ramalkan Perang Dunia Ketiga: Perang Besar Timur dan Barat.

Penulis: Evan Saputra CC | Editor: Evan Saputra
ancient-code.com
SOSOK Baba Vanga Yang Ramalkan Perang Dunia Ketiga: Perang Besar Timur dan Barat 

Setelah kematiannya, orang-orang di seluruh dunia masih terpesona oleh ramalannya. 

Sehingga Baba Vanga juga disebut sebagai 'Nostradamus dari Balkan,'

Baba Vanga mengklaim bahwa ia kehilangan penglihatannya pada usia 12 tahun dan kemudian mengembangkan bakat bernubuat. 

Klaim ramalannya yang paling disorot sebelumnya adalah soal serangan 11 September 2001 di Menara Kembar di New York, soal Covid-19 dan kematian Putri Diana.

Viral Baba Vanga Jepang

Kemunculan Baba Vanga Jepang atau Baba Vanga New yang diketahui bernama asli Ryo Tatsuki viral di media sosial.

Dia merupakan pembuat manga yang memadukan ramalan berdasarkan mimpi dengan seni. 

Selama bertahun-tahun, buku manganya diam-diam telah mengembangkan pengikut fanatik.

Ia kini meramalkan bencana alam besar yang akan terjadi pada 5 Juli 2025, pukul 4:18 pagi, yang kemungkinan terjadi antara Jepang dan Filipina.

Gambar karya Tatsuki menunjukkan laut mendidih, dan banyak yang berspekulasi tentang letusan gunung berapi bawah laut atau gempa bumi dahsyat yang dapat menyebabkan tsunami dahsyat. 

Ramalan tersebut t viral dengan tagar media sosial seperti #July5Disaster dan #RioTatsukiPrediction.

Dilasnir dari Thedailyjagran.com, Rio Tatsuki menimbulkan dampaknya terhadap ekonomi dengan tanda penurunan tajam dalam reservasi perjalanan, menurut analisis Bloomberg Intelligence. 

Hotel dan penerbangan dari Hong Kong telah menurun lebih dari 50 persen, lalu reservasi dari Vietnam, Thailand, dan China telah menurun hingga 83 persen.

Pejabat Jepang pun sampai dibuat risih karena ini menimbulkan kepanikan yang berdampak pada ekonomi.

Pejabat Jepang sampai meminta masyarakat untuk tetap tenang.

"Tidak ada alasan untuk khawatir karena warga Jepang tidak melarikan diri ke luar negeri. Saya harap masyarakat akan mengabaikan rumor tersebut dan berkunjung," kata Gubernur Miyagi Yoshihiro Murai dalam konferensi pers dikutip dari Kalinga TV, Kamis (19/6/2025)

(Tribunnews/Tribunmedan)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved