Pilkada Pangkalpinang 2025
OKP, Ojol, Hingga Nelayan Dilibatkan Awasi Pilkada Ulang 2025 Pangkalpinang
pelibatan beberapa elemen masyarakat seperti organisasi kepemudaan, pelaku UMKM, nelayan hingga driver ojol ini sebagai bentuk partisipasi dalam ...
Penulis: Arya Bima Mahendra | Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Bawaslu Kota Pangkalpinang terus mengintensifkan sosialisasi pengawasan pemilu dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat, menjelang hari pemungutan suara Pilkada Ulang 2025 yang dijadwalkan pada 27 Agustus mendatang.
Kegiatan sosialisasi yang dilakukan hingga ke tingkat kecamatan ini bertujuan menjadikan masyarakat sebagai pilar utama dalam pengawasan partisipatif. Salah satunya digelar oleh Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Taman Sari, yang menghadirkan berbagai elemen masyarakat, Minggu (6/7/2025).
Sejumlah organisasi kepemudaan dan komunitas diundang dalam kegiatan tersebut, antara lain KNPI, IMM, PMII, GMNI, IPM, dan SAPMA PP. Tak hanya itu, pelaku UMKM, nelayan, hingga driver ojek online (ojol) juga turut menjadi peserta.
Kehadiran berbagai elemen ini diharapkan dapat memperkuat pengawasan akar rumput, sekaligus memperluas jangkauan informasi seputar tahapan Pilkada Ulang 2025 Kota Pangkalpinang.
Firdaus, salah satu peserta sosialisasi yang berprofesi sebagai driver ojol bahkan terlihat tertarik dengan sosialisasi yang diberikan. Bahkan, dirinya turut melemparkan pertanyaan kepada narasumber.
“Bagaimana cara mencegah hoax pemilu,” tanya Firdaus kepada narasumber.
Pria berumur 30 tahun ini mengaku sudah beberapa kali mempunyai pengalaman mencoblos, baik dalam pemilihan legislatif, presiden, maupun pemimpin daerah.
“Kalau ikut sosialisasinya baru ini yang pertama,” jelasnya.
Sementara itu, Anggota Panwascam Taman Sari, Muhammad Aldys mengatakan, pelibatan beberapa elemen masyarakat seperti organisasi kepemudaan, pelaku UMKM, nelayan hingga driver ojol ini sebagai bentuk partisipasi dalam pengawasan.
“Kami menyadari bahwa fungsi pengawasan tidak hanya dibebankan kepada lembaga Bawaslu itu sendiri. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat dan beberapa elemen komunitas supaya bisa menyebarkan informasi ke komunitas, termasuk ke elemen paling kecil di keluarga masing-masing,” ungkap Aldys.
Kata dia, dengan dihadirkan organisasi dan komunitas-komunitas ini dimaksudkan sebagai motor dan garda untuk menyampaikan pentingnya pengawasan dalam Pilkada Ulang 2025 Pangkalpinang.
Pihaknya berkeinginan untuk mengadakan iklim demokrasi yang baik dan kondusif dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat.
“Salah satu harapannya mereka (seluruh elemen masyarakat-red) menjadi garda terdepan yang mengawasi proses tahapan pilkada. Dan tentunya kita mereka mengetahui ada temuan, itu bisa dilaporkan,” imbuhnya. (Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra)
| Usai Dilantik, Wali Kota Pangkalpinang Saparudin Siap Langsung Bekerja Jalankan Program Prioritas |
|
|---|
| Breaking News: Udin dan Desy Resmi Dilantik sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pangkalpinang |
|
|---|
| Tak Ada Gugatan ke MK, KPU Pangkalpinang Tunggu Instruksi KPU RI Pleno Penetapan Wali Kota |
|
|---|
| Partisipasi Pemilih di Pilkada Ulang Pangkalpinang Capai 61,14 Persen |
|
|---|
| Partisipasi Pemilih di Pilkada Ulang Pangkalpinang 61,14 Persen, Tapi Belum Mencapai Target |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20270510-SOSIALISASI-PENGAWASAN-PILKADA-ULANG-Perwakilan-ojol-melayan-pelaku-UMKM.jpg)