Selasa, 28 April 2026

Berita Pangkalpinang

Selama 14 Hari Polda Babel Gelar Operasi Patuh Menumbing 2025, Sasaran Utama Pengendara Melawan Arus

Dirlantas Polda Babel mengatakan dengan adanya operasi ini keselamatan masyatakat lebih utama dalam berkendara, khususnya fatalitas kecelakaan

Penulis: Adi Saputra | Editor: Hendra
(Bangkapos.com/Adi Saputra).
APEL OPERASI PATUH -- Polda Babel melaksanakan apel gelar pasukkan OPM 2025, di halaman Mapolda Babel, Senin (14/7/2025) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Polda Bangka Belitung (Babel) menggelar apel pasukan Operasi Patuh Menumbing (OPM), Senin (14/7/2025) pagi.

Apel gelar pasukkan dipimpin oleh Irwasda Babel, Kombes Pol Bambang Sutoyo dengan komandan upacara Kompol Adi Putra dan dihadiri Pejabat Utama (PJU), ketua DPRD Babel serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Dalam kesempatan tersebut Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Babel, Kombes Pol Pringadhi Suparjan menyampaikan operasi ini dilaksanakan selama dua pekan ke depan.

"Untuk sasaran seperti dulu lama kepatuhan masyarakat, terutama sebenarnya yang melawan arus, helm terus kalau besarnya itu overload. Operasi selama 14 hari mulai hari ini sampai 27 Juli 2025 mendatang," ungkap Kombes Pol Pringadhi Suparjan.

Perwira berpangkat melati tiga ini pun menyebutkan, dengan adanya operasi ini keselamatan masyatakat lebih utama dalam berkendara, khususnya fatalitas kecelakaan dalam berkendara bagi para pendara kendaraan.

"Yang saya monitor disini (Babel) karena enak jalannya, jadi pengendara suka lupa diri akhirnya ketika ada orang jalan tahu-tahu keserempet dan terjadi kecelakaan," ujarnya.

Terlebih kata Kombes Pol Pringadhi, pihaknya dalam operasi ini nanti akan dilaksanakan secara stasioner, hunting, patroli guna memberikan penegasan kepada para pengendara kendaraan.

"Dengan seperti itu ya kita tahu sendiri, apalagi masyarakat disini lebih edukatif, terpelajar dan kita coba dengan ini sehingga masyarakat sadar akan keselamatan dalam berkendara," kata Kombes Pol Pringadhi.

Dirinya juga menegaskan, operasi ini akan dilaksanakan setiap hari dan diharapkan masyarakat atau pengendara kendaraan lebih sadar dalam mematuhi aturan lalu lintas dan angka kecelakaan akan semakin menurun.

"Ke depan operasi patuh ini bisa lebih tertib, apalagi nanti kita akan menghadapi operasi-operasi utama seperti ada operasi lilin, operasi ketupat dan kita mengingatkan kembali kepada masyarakat untuk utama keselmatan," tegasnya. 

Operasi ini nanti melibatkan sebanyak 355 orang personel, dimana dalam operasi ini menyasar dengan 8 sasaran seperti pengendara ranmor yang menggunakan handphone saat berkendara, pengemudi ranmor yang masih dibawah umur, pengendara sepeda motor berboncengan lebih dari 1 orang.

Pengendara sepeda motor tidak menggunakan helm SNI dan ranmor tidak menggunakan safety belt, pengendara ranmor dalam pengaruh alkohol, pengendara ranmor melebihi batas kecepatan, ranmor over dimensi dan over loading. (Bangkapos.com/Adi Saputra).

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved