Minggu, 19 April 2026

Pesawat Air India Jatuh

Kesehatan Mental Pilot Air India Kapten Sabharwal Disorot, Pernah Cek Medis September 2024

Penyelidikan kasus jatuhnya pesawat Air India bulan lalu terus dilanjutkan untuk memastikan penyebabnya.

Penulis: Rusaidah | Editor: Rusaidah
Dok. Keluarga Sumeet Sabharwal via New York Post/AFP Dibyangshu Sarkar
(kiri) Kapten Sumeet Sabharwal, pilot Air India 171 yang jatuh di dekat bandara Ahmedabad, India, 12 Juni 2025. (kanan) Puing pesawat Air India 171 yang jatuh di dekat bandara Ahmedabad, India, 12 Juni 2025. 

BANGKAPOS.COM - Penyelidikan kasus jatuhnya pesawat Air India bulan lalu terus dilanjutkan untuk memastikan penyebabnya.

Kini, penyelidikan menyoroti kesehatan mental Kapten Sumeet Sabharwal, pilot utama dalam penerbangan nahas tersebut. 

Diketahui, Kapten Sabharwal (56 tahun) memiliki lebih dari 15.000 jam terbang saat menerbangkan Boeing 787 Dreamliner tersebut, yang jatuh di Ahmedabad pada 12 Juni 2025. 

Kecelakaan Air India 171 itu menewaskan 241 orang di dalamnya, dan hanya menyisakan satu penumpang selamat.

Baca juga: Sosok Pilot Sabharwal dan Kopilot Kunder yang Membawa Penumpang Air India, Punya Ribuan Jam Terbang

Menurut laporan yang dilansir dari New York Post pada Senin (14/7/2025), Sabharwal sempat mengambil cuti medis dalam beberapa tahun terakhir karena masalah kesehatan mental, termasuk dugaan depresi. 

"Saya mendengar dari beberapa pilot Air India yang mengatakan, dia mengalami depresi dan masalah kesehatan mental," kata Mohan Ranganathan, pakar keselamatan penerbangan India.

"Dia pernah mengambil cuti dari penerbangan dalam tiga sampai empat tahun terakhir. Dia mengambil cuti medis untuk itu," tambahnya. 

Sabharwal juga disebut mengambil cuti setelah ibunya meninggal pada 2022 dan sempat mempertimbangkan pensiun untuk merawat ayahnya yang sudah tua. 

Meski demikian, ia menjalani pemeriksaan medis pada September 2024 dan memperoleh izin terbang kembali. 

"Dia pasti telah mendapatkan persetujuan medis dari dokter perusahaan (Air India). Mereka pasti memberikan sertifikat persetujuan," ujar Ranganathan.

Belum Ada Temuan Lanjutan

Laporan awal kecelakaan mencatat bahwa saklar pemutus bahan bakar mesin jet diaktifkan hanya tiga detik setelah lepas landas. Namun, belum jelas bagaimana atau mengapa hal itu terjadi. 

Baca juga: TERUNGKAP Percakapan Terakhir 2 Pilot Air India 171 Sebelum Jatuh, "Kenapa Kamu Matikan?"

Hingga kini, belum ada temuan apakah ada keadaan darurat di kokpit sebelum kecelakaan pesawat Air India terjadi. 

Penyelidikan kasus kecelakaan masih berlangsung dengan memeriksa perekam suara kokpit dan data penerbangan dari dua kotak hitam yang ditemukan beberapa hari setelah insiden.

Mengambil Cuti Duka 2022

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved