Rabu, 27 Mei 2026

Ijazah Jokowi

Refly Harun Curiga Prof Sofian Cabut Pertanyaan Ijazah Jokowi: Bisa Jadi Dia Diancam

Refly Harun curiga Prof Sofian Effendi mencabut pernyataan soal ijazah Jokowi karena tekanan atau ancaman

Tayang:
Penulis: Vigestha Repit Dwi Yarda | Editor: fitriadi
YouTube Refly Harun/Kompas.com
CURIGA DIANCAM - Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun curiga dengan sikap Prof Sofian Effendi mendadak mencabut pernyataan soal ijazah Jokowi. 

"Saya misalnya kalau menyampaikan suatu pernyataan apalagi dalam sebuah podcast, ya tentu yang saya sampaikan harus sebagian besar adalah informasi yang kredibel yang bisa dipertanggungjawabkan, baik itu informasi sekunder maupun informasi primer apalagi," jelasnya.

Menurut Refly hal ini menjadi pertanyaan besar, mengapa Sofian tiba-tiba mengubah pernyataannya itu.

 Dia pun menduga, di balik itu semua pasti ada sesuatu yang terjadi dengan ijazah eks Presiden ke-7 RI tersebut.

Apalagi, sekelas profesor seperti Sofian sampai harus menarik semua pernyataan yang sebelumnya sudah disampaikan.

"This is a question, a big question. Malah kalau kita lihat cara pandang terbalik, ya, ini menegaskan bahwa pasti ada apa-apa dengan soal ijazah. There must be something happen to the diploma certificate of Jokowi," katanya.

"Sekelas Profesor Sofian Effendi harus menarik semua pernyataannya, ingat semua pernyataannya. dia tidak sedang meralat, tapi menarik semua pernyataannya."

"Justru menurut saya ini makin menegaskan there must be something happen. Ya, pasti ada yang terjadi, pasti ada yang ditutupi, pasti ada yang dikhawatirkan. Itu yang bisa kita lihat," sambung Refly.

Prof Sofian tarik pernyataannya

Statement Sofian Effendi terkait dengan Jokowi tidak menyelesaikan pendidikan sarjana karena nilai yang buruk menimbulkan kegaduhan yang besar di masyarakat.

Pria berusia 80 tahun tersebut kini memilih untuk menarik semua pernyataannya mengenai sosok Jokowi hanya dalam selang satu hari.

Sofian ternyata tidak sadar jika obroloannya dengan ahli digital forensik Rismon Sianipar diunggah di YouTube.

Ia membenarkan bahwa Rismon Sianipar dan alumni UGM berkunjung ke rumahnya.

Sofian hanya mengira bahwa percakapannya dengan Rismon Sianipar itu diperuntukkan bagi internal, bukan publik.

Menurutnya, ucapannya kala itu tidak pantas diunggah ke publik.

Sofian mengaku keberatan terkait dengan peredaran video itu. 

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved