Senin, 18 Mei 2026

Udin-Dessy Temui Pedagang, Siapkan Program Pro Rakyat, Distribusi Pangan Lancar Harga Wajar

Udin yang akrab disapa Prof Udin ini mengatakan pasar merupakan pusat ekonomi kerakyatan sehingga diperlukan pengelolaan dan penataan

Tayang:
Penulis: iklan bangkapos | Editor: Hendra
Tim Media PDI-P
Bakal calon walikota Pangkalpinang, Saparudin Masyarif atau yang akrab disapa warga dengan panggilan Prof Udin mengunjungi pedagang di Pasar Air Itam, Pangkalpinang 

BANGKAPOS.COM, BANGKA – Pasangan bakal calon wali kota Pangkalpinang, Saparudin Masyarif dan wakil walikota Dessy Ayutrisna (Yuk Dessy) dinilai memiliki program Pro Rakyat untuk membangkitkan perekonomian masyarakat Kota Pangkalpinang, salah satunya pembangunan pasar yang layak dan modern.

Udin yang akrab disapa Prof Udin ini mengatakan pasar merupakan pusat ekonomi kerakyatan sehingga diperlukan pengelolaan dan penataan pasar yang baik.

Hal ini akan menjadi perhatiannya bersama Dessy jika nantinya diamanahkan memimpin Kota Pangkalpinang.

"Pasar bukan sekadar tempat jual beli, tapi pusat distribusi yang menentukan stabil atau tidaknya harga kebutuhan pokok. Kalau pasarnya tidak terkelola dengan baik, rantai distribusi bisa panjang, harga jadi tidak terkendali," kata Prof Udin saat menyerap aspirasi pedagang di pasar 

"Pasar rakyat harus jadi wajah ekonomi Pangkalpinang. Kita tidak boleh membiarkan warga kita susah makan hanya karena distribusi yang macet dan harga yang tidak wajar," tambahnya.

Rencana strategis pasar rakyat ini disebutkan Prof Udin semakin dipertegas dengan kondisi yang ia lihat secara langsung saat meninjau sarana prasarana di Pasar Air Itam, mendengar aspirasi para pedagang, serta melihat dari sisi kenyamanan konsumen, beberapa hari lalu.

"Kami ingin membuat pasar rakyat ini lebih rapi, dan terasa nyaman oleh konsumen. Tetapi, tentu hal ini akan kami diskusikan lebih lanjut bersama para pedagang untuk menemui formula terbaik. Bagaimana aktivitas mereka tidak terganggu, dan masyarakat pun tetap terpenuhi kebutuhannya. Ini akan berlaku di semua pasar," ujarnya.

Selain menghidupkan perekonomian rakyat, pasar yang layak dan modern juga mampu memotong rantai distribusi bahan pokok dari produsen ke konsumen.

Maka, ia kembali menegaskan revitalisasi pasar dan pembangunan pasar baru di wilayah strategis akan menjadi prioritas kerja pasangan Prof Udin-Cece Dessy.

"Kita harus bangun pasar yang memudahkan petani dan nelayan lokal menjual hasil produksinya langsung ke masyarakat. Dengan begitu, harga bisa lebih terjangkau, dan pedagang pun tidak terlalu terbebani biaya distribusi," pungkasnya. (*/E3)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved