Rabu, 6 Mei 2026

Gerhana Matahari Total

HEBOH Bumi Gelap Total 6 Menit pada 2 Agustus, BRIN Jelaskan Ini Soal Gerhana Matahari Total

Dalam unggahannya menuliskan dunia akan mengalami kegelapan total karena peristiwa langit gerhana Matahari pada 2 Agustus.

Tayang:
Penulis: Rusaidah | Editor: Rusaidah
Istimewa/Screenshoot Konpas.com
Tangkapan layar Gerhana Matahari Total disebut bakal terjadi pada 2 Agustus, berikut fakta dan penjelasan BRIN. 

BANGKAPOS.COM – Sebuah unggahan bernarasi beredar di media sosial X sempat menghebohkan jagat maya.

Dalam unggahannya menuliskan dunia akan mengalami kegelapan total karena peristiwa langit gerhana Matahari pada 2 Agustus.

Dalam unggahannya pada Senin (21/7/2025), akun @Damb*** menuliskan, bahwa gerhana Matari bakal terjadi selama 6 menit.

Baca juga: UNGKAP Sosok Dalam Kamar Diplomat Arya Daru, Temuan Sidik Jari dan DNA Jadi Bukti Penyidik

Menurutnya, gerhana Matahari ini termasuk langka karena baru akan terjadi lagi 100 tahun mendatang.

"Bersiaplah!!! Matahari kehilangan sinarnya Matahari dikumpulkan. Ada yang menutup matahari???!!!," tulis akun tersebut seraya memberikan ilustrasi gerhana Matahari total.

"Pada tanggal 2 Agustus, dunia akan gelap gulita selama 6 menit - pemandangan yang tak akan Anda saksikan lagi selama 100 tahun - Gerhana Matahari yang menakjubkan akan terjadi!," tambahnya.

Lantas, benarkah akan ada gerhana Matahari total pada 2 Agustus?

Ini Penjelasan BRIN

Profesor Riset Astronomi dan Astrofisika Pusat Riset Antariksa BRIN, Thomas Djamaluddin membantah narasi yang menyebutkan adanya gerhana Matahari pada 2 Agustus mendatang.

Baca juga: Vonis Hasto Kristiyanto Sentil Tom Lembong, Klaim Tahu Sejak April Bakal Dipenjara 3,5 Tahun

"Hoaks narasi yang beredar yang disebarkan oleh akun tersebut," kata Thomas saat dikonfirmasi Kompas.com, Kamis (24/7/2025).

Menurutnya, gerhana Matahari total yang dimaksud dalam unggahan tersebut sebenarnya tidak akan terjadi tahun ini, melainkan 2 Agustus 2027. 

Meskipun akan terjadi gerhana Matahari total pada 2027, hal itu tidak akan membuat seluruh dunia menjadi gelap. 

"Gerhana matahari total pada 2027 hanya akan melintasi sebagian wilayah Afrika Utara dan Arab Saudi, dan bahkan tidak akan terlihat dari Indonesia," terang Thomas.

Di luar jalur itu, masyarakat hanya akan menyaksikan gerhana Matahari sebagian atau bahkan tidak bisa melihatnya sama sekali. 

Bukan Fenomena Langka

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved