Selasa, 19 Mei 2026

Diserang Isu dan Fitnah, Ambu Anne Tegas : Saya Tak Diundang dan Keluarga Harmonis

Di tengah sorotan publik terhadap pernikahan Maula Akbar dan Putri Karlina, nama Ambu Anne jadi sorotan dilanda isu dan fitnah

Tayang:
Penulis: M Zulkodri CC | Editor: M Zulkodri
Tangkapan layar Instagram @anneratna82
ANNE RATNA MUSTIKA - Eks Bupati Purwakarta Anne Ratna MustikaAnne Ratna Mustika mantan istri Dedi Mulyadi sekaligus eks Bupati Purwakarta periode 2018-2023 

Ia merupakan figur yang cukup disegani di kalangan perempuan politisi Partai Golkar.

Setelah bercerai dari Dedi Mulyadi yang kini menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat pada 2023, Anne memilih melanjutkan hidup dengan menikah kembali dan menjauh dari hiruk-pikuk politik.

Tetap Tenang di Tengah Badai

Sorotan terhadap pernikahan anak mantan suaminya seakan menyeret kembali Ambu Anne ke pusaran isu pribadi.

Namun dengan sikap yang tenang, ia menjawab semua tudingan secara terbuka dan tegas, menunjukkan ketegaran sebagai sosok perempuan yang tidak mudah digoyahkan isu.

Di tengah gelombang opini publik, Ambu Anne tampak tetap melangkah pasti.

Tidak hanya membela diri, ia juga memberi pesan penting bahwa seorang perempuan berhak hidup tenang dan dihormati, bahkan setelah lembaran baru hidupnya dimulai.

Pesta Elit, Luka Rakyat: Tragedi Kemanusiaan di Balik Pernikahan Anak Gubernur Jabar

NIKAHAN MAULA AKBAR -- (kiri) Dedi Mulyadi / (kanan) Maula Akbar dan Putri Karlina | Maula Akbar menggunakana set negara untuk pesta pernikahannya. Dedi Mulyadi minta ganti biaya opersaional
NIKAHAN MAULA AKBAR -- (kiri) Dedi Mulyadi / (kanan) Maula Akbar dan Putri Karlina | Maula Akbar menggunakana set negara untuk pesta pernikahannya. Dedi Mulyadi minta ganti biaya opersaional (Kolase Youtube Kang Dedi Mulyadi Channel | TribunJabar.id/Sidqi Al Ghifari)

Di balik megahnya pernikahan putra Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Wakil Bupati Garut Putri Karlina, duka mendalam menyelimuti warga.

Tiga nyawa melayang dan puluhan lainnya luka-luka dalam insiden tragis di acara "makan gratis" yang digelar sebagai bagian dari perayaan pada Jumat (18/7/2025) lalu.

Acara yang seharusnya menjadi simbol kebahagiaan berubah menjadi arena kepanikan.

Warga berdesakan di pintu gerbang Pendopo Garut, berebut makanan gratis yang dibagikan panitia.

Dalam kerumunan itu, seorang bocah 8 tahun, seorang ibu lanjut usia, dan seorang anggota polisi kehilangan nyawa.

Rakyat Berjatuhan, Elit Diam

Tragedi ini menyentil nurani publik: di tengah hingar-bingar pesta pernikahan keluarga elite anak seorang gubernur dan anak Kapolda malah rakyat kecil yang menanggung korban.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved