Selasa, 5 Mei 2026

Dedi Mulyadi Copot Kepsek Jika Berani Study Tour Keluar Kota, 3 Kepala Daerah di Jabar Ini Ngeyel

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi melarang kepala sekolah melaksanakan study tour siswa ke luar kota. Jika ada yang melanggar akan dicopot.

Tayang:
Editor: Fitriadi
tribunjabar.id / M Rizal Jalaludin
LARANG STUDY TOUR - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat ditanya wartawan soal tanggapannya terhadap demo sopir bus pariwisata, Selasa (22/7/2025). Kini Dedi Mulyadi melarang pihak sekolah melakukan study tour siswa ke luar daerah. 

BANGKAPOS.COM, SUMEDANG - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi geram ada kepala daerah yang mengikuti perintahnya yang melarang study tour siswa sekolah.

Dedi pun melayangkan ancaman kepada kepala sekolah di Jabar jika nekat melaksanakan study tour.

Jika ada yang tidak mengikuti instruksinya, Dedi Mulyadi tidak segan mencopot jabatan kepala sekolah.

Baca juga: FAKTA Meninggalnya Bocah SD Korban Bullying di Toboali, Korban Mengaku Dipukuli di Perut dan Kepala

Dedi menyebut penyelenggaran study tour bisa dilakukan di masing-masing wilayah, tanpa harus keluar kota.

"Cukup di daerahnya masing-masing. Karena di setiap kabupaten, lab sudah ada, sudah lengkap."

"Tiap kabupaten ada sawah, setiap kota juga ada area penelitian," kata Dedi di Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Senin (28/7/2025), dilansir Kompas.com.

"Jadi, kalau ada yang tetap melakukan, sanksi kepala sekolahnya saya copot," tegas Dedi.

Ia pun menilai, selama ini banyak sekolah menyalahgunakan istilah study tour dengan mengemasnya sebagai kegiatan wisata.

Baca juga: Sosok Bisyarah, Kowad Lulusan Terbaik Akmil, Sempat Gagal Akpol dan Diterima di Teknik Pertambangan

Karena itu, Dedi beranggapan pelaksanaan study tour selama ini bertentangan dengan makna sebenarnya.

Menurutnya, itu sama saja seperti pembodohan publik.

"Dengan adanya demo pekerja pariwisata, pengelola bus pariwisata, dan pengusaha travel, itu menunjukkan study tour yang dilaksanakan selama ini bertentangan dengan makna sebenarnya."

"Itu pembodohan publik. Makanya, tidak boleh sekolah-sekolah di Jawa Barat membodohi siswa dan orang tuanya," jelas Dedi.

Alasan Larangan Study Tour

Pada Februari 2025 lalu, Dedi Mulyadi membeberkan alasan mengapa ia melarang study tour.

Lewat sebuah video yang diunggah di akun Instagram resminya, Selasa (25/2/2025), Dedi mengungkapkan, larangan itu berlaku bagi apapun kegiatan yang berkaitan dengan study tour, yang membebani keuangan orang tua siswa.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved