Sabtu, 2 Mei 2026

4 Peringatan Besar di Tanggal 1 Agustus 2025: Hari Kanker Paru Hingga Girlfriend Day

1 Agustus adalah perayaan dari Hari Bebas Anak Internasional, National Girlfriends Day, Hari Kanker Paru Sedunia, dan Hari World Wide Web.

Tayang:
Bimasislam.kemenag.go.id
KALENDER AGUSTUS 2025 - 1 Agustus adalah perayaan dari Hari Bebas Anak Internasional, National Girlfriends Day, Hari Kanker Paru Sedunia, dan Hari World Wide Web. 

Dari abad pertengahan hingga saat ini, memiliki lebih banyak anak dianggap lebih aman bagi warisan keluarga, tetapi saat ini, sebagian besar keluarga maju memiliki maksimal tiga anak.

Beberapa negara bahkan memiliki kebijakan "satu anak" untuk mengendalikan masalah kelebihan populasi.

Masyarakat mulai menyadari pentingnya membesarkan anak yang bertanggung jawab.

Gagasan bahwa seseorang tidak membutuhkan anak juga telah menyebar, dengan orang-orang memilih kehidupan yang bebas dan mandiri daripada serangkaian tanggung jawab seumur hidup.

Mengutip dari internationalchildfreeday.com, pada bulan Agustus 1973, Organisasi Nasional untuk Non-Orang Tua (NON), yang kemudian dikenal sebagai Aliansi Nasional untuk Orang Tua Opsional (NAOP), merayakan Hari Non-Orang Tua pada tanggal 1 Agustus.

Pada tahun 2013, pakar Childfree Laura Carroll mengubah nama tersebut menjadi “Hari Bebas Anak Internasional” dan, bersama dengan sekelompok relawan lainnya.

Sejak saat itu Hari Tanpa Anak Internasional diperingati pada 1 Agustus.

2. National Girlfriends Day

Hari Teman Perempuan atau National Girlfriends Day adalah peringatan untuk para perempuan.

Tidak jelas siapa yang pertama mencetusnya, namun Hari Teman Perempuan menjadi populer sejak Ms. Susan memperkenalkannya pada 1 Agustus 2004.

Susan mengatakan dalam web populernya, dia menciptakan hari khusus untuk teman perempuan untuk mengungkapkan rasa terima kasih satu sama lain, dikutip dari National Today.

Sebelumnya, pada tahun 1860-an, sekelompok wanita tergabung di Edinburgh Seven di sekolah kedokteran di Inggris.

Meski belajar ilmu kedokteran, mereka dilarang lulus dan menjadi dokter.

Mereka kemudian berjuang untuk mendapatkan hak sebagai perempuan dan menghasilkan undang-undang tahun 1876 yang mengizinkan perempuan belajar kedokteran.

Pada waktu yang sama, Susan B Anthony dan Elizabeth Cady Stanton menjalin persahabatan dan mendirikan gerakan hak-hak perempuan di Amerika Serikat (AS) pada tahun 1860-an.

Mereka memperjuangkan hak pilih wanita dalam politik, dengan membentuk Asosiasi Hak Pilih Wanita Nasional di AS pada tahun 1869.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved