Selasa, 19 Mei 2026

Berita Pangkalpinang

Warga Pangkalpinang Siap-Siap, Sembako Murah Hadir Lagi Pekan Ini!

Pemerintah Kota Pangkalpinang kembali menghadirkan Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai langkah strategis dalam menstabilkan harga kebutuhan pokok.

Tayang:
Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: M Ismunadi
Bangkapos.com/dokumentasi
Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Pangan dan Pertanian Kota Pangkalpinang, Yiyi Zilaida saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (16/7/2025). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Pemerintah Kota Pangkalpinang kembali menghadirkan Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai langkah strategis dalam menstabilkan harga kebutuhan pokok di tengah fluktuasi pasar.

Kegiatan ini digagas Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaper) bersama sejumlah mitra seperti Bank Indonesia, Bulog, dan pelaku usaha lainnya.

Acara tersebut dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 8 Agustus 2025, mulai pukul 07.00 WIB hingga selesai, di halaman parkir kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Pangkalpinang.

Kepala Bidang Pangan Dispaper, Yiyi Zilaida, menyebut GPM sebagai bentuk nyata intervensi pemerintah dalam menjaga ketersediaan dan keterjangkauan harga bahan pangan bagi masyarakat.

"Seluruh produk yang ditawarkan di GPM memiliki harga di bawah pasaran. Ini bagian dari upaya kami agar masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga bersahabat," kata Yiyi, Minggu (3/8/2025).

Baca juga: Antisipasi Lonjakan Harga, Pemkot Pangkalpinang Hadirkan Operasi Pasar Murah Jelang Lebaran

Tak hanya menyediakan sembako seperti beras, minyak goreng, telur, gula pasir, tepung, dan aneka sayuran, GPM juga membuka ruang bagi pelaku UMKM lokal untuk memasarkan produk mereka.

"Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya membantu warga mendapatkan pangan murah, tetapi juga mendukung geliat usaha mikro dan kecil di Pangkalpinang," tambahnya.

Yiyi mengajak seluruh warga untuk hadir dan berbelanja di lokasi acara. Ia memastikan bahwa ketersediaan barang mencukupi dan harga yang ditawarkan jauh lebih kompetitif.

"Silakan datang bersama keluarga atau tetangga. GPM terbuka untuk umum dan kami pastikan masyarakat puas dengan ketersediaan serta harganya," ujarnya.

Program ini merupakan bagian dari sinergi antara pemerintah daerah, sektor perbankan, BUMN, dan pelaku usaha dalam rangka menjaga daya beli serta menekan inflasi, khususnya menjelang momen Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) dan musim rawan pangan.

GPM menjadi salah satu instrumen penting dalam mendukung ketahanan pangan di daerah serta menyeimbangkan ekosistem ekonomi masyarakat bawah di tengah tekanan harga pasar. (Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved