Fakta 5 Agustus 2025 Jadi Hari Terpendek Tahun Ini, Ternyata Ada Dua Tanggal Lain Fenomena Sama
Media sosial diramaikan dengan kabar bahwa 5 Agustus 2025 disebut-sebut sebagai 'hari terpendek' dalam sejarah modern.
Menurut Leonid Zotov, peneliti rotasi Bumi yang dikutip oleh Time and Date, belum ada penjelasan tunggal yang pasti untuk fenomena ini.
Namun, dikutip dari Fort Woth Star-Telegram, ada beberapa faktor yang diyakini berpengaruh:
- Tarikan gravitasi Bulan, terutama saat posisi Bulan berada jauh dari ekuator Bumi
- Gerakan inti Bumi, yang dapat memengaruhi distribusi massa dan kecepatan rotasi
- Interaksi atmosfer dan lautan, yang dapat memberikan efek dorong atau hambat terhadap kecepatan rotasi
- Perubahan iklim global juga berpotensi memberi dampak kecil namun signifikan terhadap rotasi planet
Fakta bahwa Bulan berada pada jarak maksimumnya dari ekuator Bumi hari ini, turut diyakini mempercepat rotasi planet, meskipun hanya dalam skala milidetik.
Bagi kehidupan sehari-hari, perubahan ini memang nyaris tidak berpengaruh langsung.
Namun, bagi sistem navigasi satelit, jaringan komunikasi global, dan sistem penanggalan internasional, setiap milidetik sangat penting.
Benarkah Hari Terpendek Hanya Terjadi pada Tahun 2025?
Tidak, hari terpendek bukan hanya terjadi pada tahun 2025.
Fenomena hari yang lebih pendek dari 24 jam sudah mulai terdeteksi sejak tahun 2020, dan telah berulang setiap tahunnya sejak saat itu.
Ini menandakan bahwa tren percepatan rotasi Bumi telah berlangsung selama beberapa tahun terakhir, bukan hanya di 2025.
Tahun 2025 adalah tahun pertama di mana tercatat ada tiga hari dalam satu tahun (365 hari) yang lebih pendek dari 24 jam.
Ini menjadikannya tahun dengan jumlah hari terpendek terbanyak sejak pengukuran presisi dimulai.
Tiga tanggal tersebut di antaranya:
9 Juli 2025: -1,23 milidetik
22 Juli 2025: -1,36 milidetik
5 Agustus 2025: -1,25 milidetik
| Tabel KUR BRI April 2026: Pinjaman Rp 3 Juta - Rp 500 Juta Segini Angsurannya per Bulan |
|
|---|
| Hari Bumi 2026, Telkomsel Ajak Masyarakat Wujudkan Aksi Nyata Jaga Lingkungan |
|
|---|
| 22 April 2026 Memperingati Apa, Ada Earth Day hingga April Showers Day, Cek Sejarahnya |
|
|---|
| Baru 50 Persen Warga Bayar PBB, Wali Kota Pangkalpinang Genjot PAD Tanpa Naikkan Tarif |
|
|---|
| Pendaftaran Calon Ketua RT/RW di Kelurahan Sinar Bulan Masih Sepi, Didominasi Petahana |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20250805-Bumi-memendek1.jpg)