Rabu, 29 April 2026

Presiden Prabowo Tak Permasalahkan Bendera One Piece, Begini Analisa Mahfud MD dari Segi Hukum

"Kalau sebagai bentuk ekspresi, it's okay, enggak ada masalah," kata Prasetyo, di Kompleks Istana, Jakarta, Selasa (5/8/2025).

Tayang:
Penulis: Fitri Wahyuni | Editor: M Zulkodri
Kolase KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO | Gemini Ai | YouTube Sekretariat Presiden
BENDERA ONE PIECE -- Presiden Prabowo (kanan) Tak Permasalahkan Bendera One Piece, Begini Analisa Mahfud MD (kiri) dari Segi Hukum 

BANGKAPOS.COM -- Presiden Prabowo Subianto tak permasalahkan soal bendera One Piece.

Menurut Mensesneg Prasetyo Hadi, Presiden Prabowo menilai bendera One Piece sebagai bentuk ekspresi masyarakat.

Meski begitu, tidak dibenarkan jika bendera One Piece disandingkan dengan Bendera Merah Putih.

Bendera Merah Putih tetap Lambang Negara Indonesia dan tidak ada yang bisa menggantikannya.

"Kalau sebagai bentuk ekspresi, it's okay, enggak ada masalah," kata Prasetyo, di Kompleks Istana, Jakarta, Selasa (5/8/2025).

"Tapi, jangan ini dibawa atau dibentur-benturkan kepada, disandingkan, atau dipertentangkan dengan bendera Merah Putih," tegas dia.

Terlebih, seharusnya Bendera Merah Putih menjadi satu-satunya bagi anak bangsa menjelang Hari Kemerdekaan.

"Enggak seharusnya seperti itu, kita sebagai anak bangsa bendera Merah Putih itu satu-satunya," tegas dia.

Dia mengingatkan agar jangan ada pihak yang menghasut agar warga lebih memilih mengibarkan bendera One Piece daripada Bendera Merah Putih.

Sebab, kemerdekaan bangsa Indonesia itu diraih dan hasil perjuangan para pahlawan, bukan hadiah.

Oleh karenanya, ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk mencintai bangsa Indonesia apapun kondisinya.

"Membentur-benturkan itu dengan, misalnya ya, menghasut dalam tanda kutip ya, untuk lebih baik menggibarkan bendera ini daripada Bendera Merah Putih.

Itu kan enggak bener gitu, enggak boleh seperti itu. Itu seperti anak bangsa," imbuh dia.

Politikus Partai Gerindra ini kembali menegaskan, pemerintah tak masalah jika makna bendera One Piece hanya sebagai wujud ekspresi atau kritik.

"Enggak ada masalah. Kalau makna kritikan kita sangat terbuka, pemerintah sangat terbuka," ucap dia.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved